By A Web Design

 

Presiden Ajak Rakyat Aceh Hormati Perjanjian Perdamaian
Ditulis Oleh redaksi   
Jumat, 05 April 2013 21:14

Add this to your website

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta kepada seluruh elemen masyarakat Aceh untuk konsisten menjaga perjanjian perdamaian, yang ditandatangani atara Pemerintah Republik Indonesia dan kelompok separatis Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Helsinki, Finlandia, pada 15 Agustus 2005.

“MARILAH kita bersama-sama, termasuk para pemimpinnya, baik ekskutif, legislatif dan yudikatif, maupun bangsa kita dan jajaran lembaga negara di pusat untuk menjaga proses penyelesaian Aceh yang telah kita hasilkan itu,” ajaknya, di Jakarta, Jumat (5/4).

Menurut SBY, saat ini bukanya waktunya lagi untuk berbicara tentang perpecahan, melainkan waktu yang tepat untuk memprioritaskan agenda pembangunan, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan memajukan Provinsi NAD agar memiliki masa depan yang baik seperti daerah lainnya di Indonesia.

Supri

 

By A Web Design