BREAKINGNEWS

Laba DADA Melejit 218%, tapi Harga Saham Tetap Tertekan

Laba DADA Melejit 218%, tapi Harga Saham Tetap Tertekan
Ilustrasi uang rupiah. (Foto: Dok Istimewa)

Jakarta, MI - Kinerja keuangan PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) menunjukkan pertumbuhan signifikan di sepanjang 2025. 

Berdasarkan laporan keuangan di keterbukaan informasi BEI, Jumat (17/4/2026), emiten DADA membukukan laba bersih sebesar Rp3,5 miliar, naik 218,18% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp1,1 miliar. 

Sejalan dengan itu, laba per saham dasar juga naik menjadi Rp0,45 dari sebelumnya Rp0,15.

Dari sisi pendapatan, DADA mencatatkan kenaikan 16,47% menjadi Rp43,13 miliar, dibandingkan Rp37,03 miliar pada periode yang sama tahun lalu. 

Namun, beban pokok pendapatan ikut meningkat menjadi Rp20,19 miliar dari sebelumnya Rp14,65 miliar, sehingga laba kotor naik tipis menjadi Rp22,93 miliar.

Beban penjualan dan pemasaran berhasil ditekan menjadi Rp2,36 miliar dari Rp2,72 miliar. Sebaliknya, beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp11,27 miliar dari Rp9,95 miliar. 

Secara keseluruhan, total beban usaha naik menjadi Rp13,63 miliar. Akibatnya, laba usaha sedikit turun menjadi Rp9,3 miliar dari Rp9,69 miliar.

Di luar operasional, kinerja keuangan menunjukkan perbaikan. Beban keuangan turun signifikan menjadi Rp4,81 miliar dari Rp7,66 miliar, sedangkan penghasilan keuangan meningkat. Hal ini turut mendorong laba bersih tahun berjalan naik menjadi Rp3,51 miliar.

Dari sisi neraca, ekuitas perusahaan meningkat menjadi Rp355,7 miliar. Sementara itu, total liabilitas menurun menjadi Rp283,74 miliar. Total aset sedikit turun menjadi Rp639,44 miliar.

Kinerja saham DADA

Meski kinerja keuangan membaik, pergerakan saham DADA masih kurang menggembirakan. Harga sahamnya berada di level Rp50 dan telah turun sekitar 27,54% dalam enam bulan terakhir dari posisi Rp69. 

Sepanjang periode tersebut, saham ini juga sempat bergerak sangat fluktuatif, dari level tertinggi Rp178 hingga terendah Rp4, yang membuat sebagian investor ritel mengalami kerugian.

Topik:

Dian Ihsan

Penulis

Video Terbaru