11 Hari Perang, Netanyahu Klaim 200 Militan Hamas Tewas

  • Whatsapp
11 Hari Perang, Netanyahu Klaim 200 Militan Hamas Tewas
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. [Foto; Center for Israel Education]

Tel Aviv, Monitorindonesia.com – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pidato televisi mengatakan, operasi militer telah merusak kemampuan Hamas yang meluncurkan rudal ke Israel. Netanyahu menyebut, operasi militer telah menewaskan lebih dari 200 militan dan menghancurkan bagian dari jaringan terowongan Hamas.

Hamas dan kelompok militan Jihad Islam mengakui hanya 20 pejuang yang tewas. “Hamas tidak bisa bersembunyi lagi. Itu pencapaian besar bagi Israel,” kata Netanyahu.

Bacaan Lainnya

Namun, dia memperingatkan bahwa Israel akan menanggapi dengan “kekuatan tingkat baru” jika Hamas mencoba melakukan serangan lebih lanjut.

Hamas juga mengklaim kemenangan, dengan kepala suku Ismail Haniyeh mengatakan kelompok itu berhasil melawan musuh yang lebih kuat secara militer dan ekonomi, dan dia bersumpah untuk membangun kembali apa yang telah dihancurkan di Gaza.

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan 30 fasilitas kesehatan di Gaza rusak. Juru bicara WHO Margaret Harris mengatakan sedikitnya 243 warga Palestina tewas dalam pertempuran itu dan 8.538 lainnya luka-luka.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan telah mengalokasikan $ 18,6 juta ke Gaza untuk kebutuhan darurat kemanusiaan. Dikatakan lebih dari 72.000 warga Palestina telah mengungsi di Gaza.

Saat gencatan senjata yang goyah antara Israel dan militan Palestina yang diadakan Sabtu setelah 11 hari pertempuran, mediator Mesir mengadakan pembicaraan dengan kedua belah pihak untuk memperkuat gencatan senjata.

Delegasi Mesir tiba di Israel Jumat dan sejak itu berpindah-pindah antara Israel dan wilayah Palestina, seorang diplomat Mesir dan pejabat Hamas mengatakan Sabtu.

Diplomat Mesir itu mengatakan pembicaraan untuk memastikan berakhirnya kekerasan dalam jangka panjang termasuk cara-cara untuk mencegah tindakan yang memicu kekerasan.

Secara terpisah, pemerintah Mesir mengatakan telah mengirim konvoi 130 truk berisi pasokan medis yang sangat dibutuhkan dan jenis bantuan kemanusiaan lainnya ke Jalur Gaza yang diperkirakan akan tiba pada hari Sabtu.

Sabtu adalah hari pertama gencatan senjata yang mengakhiri bentrokan besar keempat antara Israel dan kelompok militan Hamas hanya dalam satu dekade. [Yohana RJ]

 

Sumber: VOA

 

Pos terkait