Remisi 121.026 Narapidana di Perayaan Idul Fitri Tahun Ini

  • Whatsapp
121-026-narapidana-mendapatkan-remisi
Ilustrasi Narapidana [Foto-kejari pontianak]

Monitorindonesia.com – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI akan memberikan remisi khusus Idul Fitri 1442 hijriah atau 2021 masehi terhadap 121.026 narapidana di berbagai lembaga pemasyarakatan, 550 orang di antaranya langsung bebas.

“Remisi khusus diharapkan memotivasi warga binaan pemasyarakatan untuk mencapai penyadaran diri yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari serta selalu meningkatkan optimisme dalam menjalani pidana hilang kemerdekaan yang sedang dijalani,” kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Kemenkumham Reynhard Silitonga di Jakarta, Rabu (12/5/2021).

Jumlah penerima remisi  Remisi Khusus Idul Fitri paling banyak dari Sumatera Utara sebanyak 14.906 orang, disusul Jawa Timur sebanyak 13.223 orang, dan Jawa Barat sebanyak 11.776 orang.

Besaran pengurangan masa pidana yang diberikan meliputi 15 hari, satu bulan, satu bulan 15 hari hingga dua bulan. Berdasarkan sistem database pemasyarakatan (SDP) jumlah warga binaan pemasyarakatan di Indonesia per 5 Mei 2021 yakni 263.186 orang. Rinciannya 210.647 narapidana dan 52.539 tahanan.

Secara umum, di tengah kondisi lembaga pemasyarakatan yang penuh sesak dan pandemi COVID-19, pemerintah terus mengoptimalkan layanan dan pembinaan warga binaan serta berusaha mengubah paradigma layanan pemasyarakatan menjadi lebih cepat, akurat dan tepat sasaran dengan menerapkan layanan berbasis teknologi informasi.

Dirjenpas Reynhard Silitonga menjamin pelayanan kepada warga binaan permasyarakatan tetap dioptimalkan dalam kondisi overcrowded dan pandemi Corona.

“Jangan pernah khawatir, hak-hak warga binaan pemasyarakatan pasti akan terpenuhi sepanjang memenuhi syarat yang telah ditentukan,” kata Reynhard.

Dirjenpas mengajak seluruh warga binaan untuk terus berperan aktif dalam mengikuti program pembinaan serta tidak melakukan perbuatan melanggar hukum dan melanggar tata tertib di lembaga pemasyarakatan, rumah tahanan negara dan lembaga pembinaan khusus anak.

#Narapidana

 

Pos terkait