Surga Koruptor Indonesia, Singapura Bantah Pernyataan Pejabat KPK

  • Whatsapp
Singapura, [Foto/wikipedia]

Monitorindonesia.com – Singapura bereaksi soal pernyataan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto yang mengatakan bahwa Singapura adalah surganya koruptor Indonesia. Karyoto mengaku kesulitan mendatangkan tersangka atau buronan yang kabur ke Singapura.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Singapura membantah Karyoto tersebut. Dalam pernyataan resmi di situsnya yang dikutip Sabtu (10/4/2021), Kemlu negeri tetangga Indonesia itu mengatakan tuduhan itu tidak berdasar dan menyesatkan.

Bacaan Lainnya

“Tuduhan tersebut tidak berdasar. Singapura telah memberikan bantuan kepada Indonesia dalam beberapa investigasi sebelumnya dan yang sedang berlangsung,” demikian pernyataan Kemlu Singapura.

Biro Penyelidikan Praktik Korupsi (Corrupt Practices Investigation Bureau/CPIB) telah membantu KPK dalam menyampaikan permintaan panggilan KPK kepada orang-orang yang dalam pemeriksaan.

Singapura juga telah membantu pihak berwenang Indonesia dengan memberikan konfirmasi tentang keberadaan warga negara Indonesia tertentu yang sedang dalam penyelidikan.
terkait perjanjian ekstradisi, Singapura mengingatkan bahwa dua kepala negara sudah meneken perjanjian itu di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tepatnya pada April 2007.

“Namun, kedua perjanjian tersebut masih menunggu ratifikasi oleh DPR Republik Indonesia,” bunyi pernyataan itu.

Singapura akan bekerja sama dalam penegakan hukum dengan Indonesia sesuai dengan hukum dalam negeri dan kewajiban internasional mereka “Janganlah mengalihkan perhatian atau menyalahkan yurisdiksi asing,” tambah pernyataan tersebut.

Sebelumnya, Karyoto juga mengatakan Singapura adalah satu-satunya negara yang tidak bersedia menandatangani pernjanjian ekstradisi dengan Indonesia terkait korupsi.

Pernyataan Karyoto itu terkait dengan kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Sjamsul Nursalim dan istrinya Itjih Nursalim yang akhirnya dihentikan KPK tanpa pernah sekali pun berhasil mendatangkan tersangka yang diketahui pasangan suami-istri itu diketahui tinggal di Singapura.[ben]

Pos terkait