Anies Segera Diperiksa KPK, Wagub: Saya Tak Ingin Mencampuri

  • Whatsapp

Monitorindonesia.com – Pemprov DKI Jakarta meyakini KPK akan bekerja sesuai prosedur penegakan hukum dalam rencana pemeriksaan Gubernur Anies Baswedan terkait dugaan korupsi program Rumah DP 0 Rupiah dalam pembelian lahan di Muncul di Jakarta Timur.

Seperti diketahui KPK berencana akan memanggil Anies sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi lahan Muncul tersebut.

Bacaan Lainnya

“Urusan KPK, saya kira KPK sudah mengerti SOP, prosedur, saya tidak ingin mencampuri,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (26/7/2021) malam.

Karena itu Riza melanjutkan, pihaknya juga meyakini jika keputusan yang akan diambil KPK akan sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Dan dengan cara yang adil dan bijak, harapan kita,” terang Riza.

Namun Ketua DPD Partai Gerindra itu masih percaya jika Anies tidak tidak terlibat dalam kasus korupsi itu. Lantaran semua program tidak ditangani Gubernur sebagai Kepala Daerah melainkan dilakukan oleh masing-masing SKPD.

“Saya pribadi meyakini pak anies tidak terlibat dengan masalah-masalah seperti itu,” tegasnya.

Sebelumnya, sebanyak lima tersangka berhasil ditetapkan KPK terkait dengan kasus korupsi pada salah satu program Anies ini.

Kelima tersangka tersebut yakni Rudy Hartono yang merupakan Direktur PT Aldira Berkah Makmur, mantan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yoory Corneles Pinontoan; Direktur PT AP, Tommy Adrian; Wakil Direktur PT AP, Anja Runtuwene; dan korporasi yakni PT AP.

Sementara KPK menaksir kerugian sebesar Rp 152,5 miliar dalam kasus tersebut. Bahkan, lembaga antirasuah menduga uang tersebut sudah digunakan untuk keperluan pribadi seperti pembelian tanah dan kendaraan mewah. (Zat)

Pos terkait