Banjir Jerman dan Belgia, 150 Tewas

  • Whatsapp
Banjir Jerman dan Belgia, 150 Tewas
Kondisi banjir di Erftstadt-Blessem, Jerman [Foto-Thilo Schmuelgen/Reuters]

Monitorindonesia.com – Korban banjir Jerman dan Belgia terus bertambah, tim penyelamatan darurat saat ini terus berjuang menyelamatkan ratusan orang yang belum ditemukan. Informasi terakhir dilaporkan, jumlah korban tewas telah mencapai 150 orang.

Pihak berwenang di negara bagian Rhineland-Palatinate, Jerman, mengatakan bahwa lebih dari 90 orang tewas di wilayahnya, termasuk 12 penduduk disabilitas di kota Sinzig.

Di negara tetangga Rhine-Westphalia Utara, pejabat negara menyebutkan jumlah korban tewas di 43 tetapi memperingatkan angka itu bisa meningkat.

Upaya penyelamatan yang mengerikan terjadi di kota Erftstadt Jerman, barat daya Cologne, di mana orang-orang terjebak ketika rumah dan tanah mereka runtuh.

“Kami berhasil mengeluarkan 50 orang dari rumah mereka tadi malam,” kata administrator daerah Frank Rock kepada penyiar Jerman n-tv seperti dilansir aljazeera.com, Sabtu (17/7/2021).

Foto udara menunjukkan apa yang tampak seperti tanah longsor besar di lubang kerikil di tepi kota. “Kita harus berasumsi bahwa dalam situasi ini beberapa orang tidak berhasil melarikan diri,” kata Frank.

Pihak berwenang berusaha untuk menjelaskan ratusan orang yang terdaftar sebagai orang hilang, tetapi mereka memperingatkan bahwa jumlah yang tinggi bisa jadi dari laporan yang digandakan dan kesulitan menjangkau orang-orang karena jalan yang terganggu dan layanan telepon.

Penyiar Belgia RTBF melaporkan pada hari Sabtu (17/7/2021), jumlah korban tewas di Belgia bertambah sebanyak 27 orang , dan sekitar 20 orang masih dinyatakan hilang.

 

Sumber : Aljazeera.com

#Banjir Jerman dan Belgia
#Korban Banjir Jerman dan Belgia

Pos terkait