Sambut Imlek, Ancol Hadirkan Barongsai Air dan Rajawali Papua

  • Whatsapp
Sambut Imlek, Ancol Hadirkan Barongsai Air dan Rajawali Papua
Barongsai Air dan Rajawali Papua akan ditampilkan pihak pengelola kawasan wisata terpadu Taman Impian Jaya Ancol untuk menyambut Imlek pada 12 Februari 2021 mendatang [istimewa]

JAKARTA, Monitorindonesia.com-Pengelola Taman Impian Jaya Ancol menghadirkan dua atraksi untuk memperingati Imlek yang jatuh pada 12 Februari 2021 mendatang. Acara tersebut yakni atraksi barongsai dalam air di akuarium utama Sea World Ancol serta menampilkan satwa baru Rajawali Papua di Fauna Land Ancol.

 

“Kegiatan ini akan dilaksanakan secara sederhana dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Acara yang digelar menampilkan ikon perayaan hari raya Imlek, yaitu barongsai yang disajikan secara unik didalam akuarium raksasa Sea World Ancol dengan alur cerita YinYang: Living in Harmony,” ujar Department Head Corporate Communication PT Taman Impian Jaya Ancol, Rika Lestari, Minggu (7/2/2021).

 

Menampilkan dua barongsai berwarna merah dan kuning, kedua barongsai ini dilambangkan sebagai simbol Yin dan Yang, yaitu suatu simbol keserasian yang menjaga keseimbangan dan menjaga semua mahluk hidup.

 

“Pesan yang ingin disampaikan adalah dengan adanya keharmonisan dalam kehidupan dan sosok singa yang semangat dan bertahan hidup dapat menginspirasi dalam menghadapi masa pandemi covid-19 dengan harapan kita bisa bertahan dan melewatinya dengan baik. Atraksi ini akan diselenggarakan pada 12 – 14 Februari pada pukul 13.30 WIB,” kata Rika Lestari.

 

Sedangkan, Faunaland Ancol juga akan memperkenalkan satwa baru seekor burung predator terbesar di Indonesia, yakni Rajawali Papua (Harpyopsis novaeguinea) dengan jenis kelamin betina. Satwa ini hanya dapat ditemukan di mini zoo yang berlokasi di kawasan ruang terbuka hijau Allianz Ecopark, Taman Impian Jaya Ancol.

 

Burung predator yang mempunyai nama lain Harpy Papua (Papuan Harpy Eagle) adalah satwa endemik pulau Papua, yang hanya terdapat di Provinsi Papua dan Papua Nugini. Harpy Papua merupakan burung harpy kedua terbesar di dunia setelah American Harpy Eagle (Harpia harpija) dari subfamili Harpinae, dan satu-satunya jenis Elang Harpy yang ada di Benua Asia.

 

“Burung yang diberi nama Tera ini, merupakan hasil penyerahan masyarakat dan diserahkan ke lembaga konservasi Faunaland Ancol untuk dirawat dan di konservasi. Satwa tersebut masih tergolong berusia remaja (mid-juvenile) namun sudah memiliki bobot 3,8 kg dan diperkirakan bisa mencapai 4,5 kg saat dewasa,” ujar General Manager Faunaland Ancol, Fardhan Khan.

 

Sebab rata-rata jenis burung ini memiliki panjang badan (kepala sampai ekor) hampir 1 meter dengan bobot 2.5 – 2.8 kg untuk jenis kelamin jantan dan 3 – 4.5 kg untuk betina. Pihaknya juga akan menampilkan sejumlah satwa unik yang dikemas dalam ‘Fauna Reveal’ untuk menyambut Imlek.

 

“Pengunjung dapat mempelajari beraneka macam satwa unik yang berada di Faunaland Ancol setiap akhir pekan selama bulan Februari. Rangkaian kegiatan ini juga bertujuan mengajak masyarakat untuk ikut mengenal satwa asli Indonesia yang perlu dijaga kelestariannya,” kata Fardhan Khan.

 

Faunaland Ancol merupakan kebun binatang mini yang terletak di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, memiliki ciri khas menampilkan satwa-satwa unik Indonesia maupun satwa asing, dengan mengedepankan konservasi satwa Indonesia Timur. [Carlos Roy Fajarta Barus]

 

Pos terkait