Mendagri: 34 Provinsi Telah Miliki Perda Penanganan Covid-19

  • Whatsapp
Mendagri: 34 Provinsi Telah Miliki Perda Penanganan Covid-19

 

Jakarta, Monitorindonesia.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengatakan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah mengeluarkan beberapa regulasi terkait penanganan Covid-19. Bahkan Kemendagri juga memproduksi tiga buku pencegahan dan penangan Covid-19 sebagai pedoman bagi pemerintah daerah dalam penanganan Covid-19.

“Saat ini, terkait regulasi penanganan Covid-19, pemerintah memfokuskan penanganan pada tiga bidang, yaitu peningkatan disiplin penerapan protokol kesehatan, penanganan terhadap masyarakat yang kehilangan pekerjaan melalui jaring pengaman sosial, serta penanganan agar perekonomian tetap bisa berjalan di tengah pandemi,” kata Tito Karnavian dalam Rapat Kerja virtual dengan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI, Rabu (10/2/2021).

Salah satunya, lanjut Mendagri adalah dengan mengeluarkan Inpres Nomor 4 Tahun 2020 tanggal 20 Maret 2020 tentang realokasi anggaran dalam rangka penanganan Covid-19 sebagai dasar realokasi dan refocusing anggaran atas tiga masalah tersebut.

Terkait regulasi di daerah, lanjut Tito, banyak daerah yang belum memiliki peraturan daerah terkait penanganan Covid-19. Kemendagri sendiri telah mengeluarkan instruksi kepada kepala daerah agar membuat aturan di daerah masing-masing dalam rangka memperkuat kepatuhan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan.

“Saat ini sebanyak 34 Provinsi sudah memiliki Perkada, dan 16 Provinsi dan 25 Kabupaten/Kota telah menetapkan Perkada menjadi Perda tentang peningkatan disiplin protokol kesehatan,” sebut dia.

Meski diakui Mendagri, Pemda bersama DPRD perlu meningkatkan status Perkada menjadi Perda, karena dengan Perda maka dapat memuat sanksi yang lebih tegas.

“Untuk itu, saya mohon dukungan dari DPD RI yang bisa memediasi dengan pemerintah daerah untuk memperkuat Raperda menjadi Perda terkait penanganan Covid-19 dan peningkatan displin penerapan protokol kesehatan,” ucap mantan Kapolri itu.[MI/ery]

Pos terkait