KPK Kembali Jadwalkan Pemeriksaan Politisi PDIP Ihsan Yunus

  • Whatsapp
KPK Kembali Jadwalkan Pemeriksaan Politisi PDIP Ihsan Yunus
Plt Jubir KPK, Ali Fikri. [ist]

Jakarta, Monitorindonesia.com – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan memeriksa anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Ihsan Yunus, Kamis (25/2/2021). Sebelumnya pada Rabu kemarin, Ihsan Yunus tak menghadiri panggilan penyidik dengan alasan surat panggilan KPK belum diterima.

Ihsan bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek yang telah menjerat mantan Menteri Sosial Juliari P. Batubara.

Bacaan Lainnya

Pemeriksaan terhadap Ihsan dilakukan penyidik untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemsos, Matheus Joko Santoso. “Yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka MJS (Matheus Joko Santoso),” kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri, Kamis (25/02/2021).

Ihsan Yunus sebelumnya dijadwalkan diperiksa penyidik pada Rabu (27/1/2021). Namun, pemeriksaan itu urung dilakukan dengan alasan surat panggilan pemeriksaan belum diterima Ihsan.

Dalam rekonstruksi yang dilakukan KPK terungkap adanya pemberian uang sebesar Rp 1,5 miliar dan dua unit sepeda merk Brompton dari pengusaha Harry Sidabuke kepada Ihsan melalui Agustri Yogasmara atau Yogas yang disebut sebagai operator Ihsan Yunus.

Dalam surat dakwaan terhadap Harry yang dibacakan Jaksa Penuntut KPK di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (24/2/2021) kemarin terungkap Yogas mendapat jatah ratusan ribu paket sembako yang sebagian kemudian digarap Harry melalui PT Pertani dan PT Mandala Hamonangan Sude.

Selain Ihsan, tim penyidik KPK juga menjadwalkan memeriksa sejumlah saksi lainnya. Sejumlah saksi yang dijadwalkan diperiksa penyidik pada hari ini, yakni Ngesti Nugraha selaku ketua DPC PDIP Kab Semarang dan Munawir selalu Ketua Komisi DPRD Kab Kendal.

Selain itu, terdapat dua saksi yang merupakan Anggota Tim Pengadaan Barang atau Jasa Bantuan Sosial Sembako dalam rangka penanganan Covid-19, Rizki Maulana dan Firmansyah. Penyidik jufa juga menjadwalkan memeriksa Direktur PT Asri Citra Pratama Mutho Kuncoro.

“Mereka juga bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MJS,” kata Ali Fikri.[hot]

 

Pos terkait