Kecelakaan Helikopter Tewaskan 9 Personal Militer Afghanistan

  • Whatsapp
Kecelakaan Helikopter Tewaskan 9 Personal Militer Afghanistan
Ilustrasi kecelakaan Helikopter.

Monitorindonesia.com – Sebuah kecelakaan helikopter telah menewaskan setidaknya sembilan orang anggota militer
di provinsi Tengah Afghanistan. Demikian Menteri Pertahanan berkata pada Kamis (18/03/2021) waktu setempat.

Dalam pernyataannya, dia mengungkapkan bahwa empat di antaranya adalah anggota kru helikopter MI-17 bersama lima orang petugas keamanan tewas dalam kecelakaan yang terjadi di wilayah Behsud, Provinsi Maidan Wradak. Tidak ada penjelasan lebih lanjut selain
infromasi bahwa penyelidikan sedang berlangsung.

Bacaan Lainnya

Secara terpisah Kamis (18/03), sebuah pengeboman telah menewaskan pegawai negeri sipil pada saat berjalan di minibus di ibu kota Afghanistan, Kabul. Juru bicara kantor kepolisian Kabul, Ferdaws Faramarz, mengungkapkan bahwa seorang wanita tewas dan sembilan orang lainnya terluka pada serangannya di bagian utara kota tersebut.

Belum diketahui siapa yang bertanggung jawab atas penyeramgan tersebut tetapi diketahui bahwa pegawai pemerintahan memang telah ditargetkan sebelumnya. Pada Senin, kasus serangan bom lainnya di minibus terjadi dengan menewaskam tiga orang wanita dan satu
orang anak berusia tiga tahun, dan 13 orang lainnya luka-luka menurut para petugas keamanan.

Afghanistan mengalami serangan bom secara nasional, pembunuhan berencana dan kekerasan lainnya sebagai negosiasi perdamaian di Qatar antara pemberontak Taliban dan Pemerintah Afghanistan.

Beberapa organisasi local dari negara islam tersebut bertanggungjawab atas tindakan kekerasan tetapi banyak serangan yang belum diketahui siapa pelakunya. Pemerintah Afghanistan mengatakan pelakunya adalah kelompok Taliban. Para pemberontak tersebut telah membantah keterlibatan mereka terhadap serangan yang dituduhkan.

Serangan terjadi pada hari yang sama pada saat Rusia menjadi tuan rumah dari konferensi pertama dari tiga konferensi yang akan dilangsungkan sebagai awal proses perdamaian yang ditargetkan pada 1 Mei 2021 untuk tujuan penarikan pasukan militer Amerika Serikat dan NATO dari Afghanistan.

Konferensi di Moscow tersebut merupakan langkah penting pertama terhadap perdamaian. Para pemeran penting menghadirinya termasuk perdamaian Amerika Serikat diwakili oleh Zalmay Khalilzad, Abdullah Abdullah, Kepala Dewan Perdamaian Nasional dan Pendiri kelompok Taliban, Mullah Abdul Ghani Baradar yang akan memimpin 10 anggota delegasinya.

Perwakilan dari Pakistan, Iran, India, dan China juga turut serta di dalam konferensi tersebut.[Yohana RJ]

Sumber VOA News

Pos terkait