Khawatir Gelombang Ketiga Covid-19, Paris Kembali Lockdown

  • Whatsapp
Khawatir Gelombang Ketiga Covid-19, Paris Kembali Lockdown
Eifel Tower, Paris. [Yuk Travel]

Paris, Monitorindonesia.com – Ibu kota Prancis sedang bersiap untuk lockdown selama satu bulan penuh karena takut akan gelombang ketiga Covid-19. Ada sekitar 21 juta jiwa di 16 daerah di Prancis akan diterapkan kebijakan yang sama mulai Jumat (19/03/2021) tengah malam.

Kebijakan ini tidak akan seketat lockdown sebelumnya, Perdana Menteri, Jean Castex mengatakan, bahwa orang-orang akan diperbolehkan untuk beraktivitas di luar ruangan. Prancis telah mencatat bahwa lebih dari 35,000 kasus baru yang terinfeksi dalam 24 jam terakhir.

Castex mengemukakan bahwa sebuah gelombang ketiga mungkin terjadi karena kasus baru secara nasional nampaknya semakin meningkat. Situasi di Paris sangat mengkhwatirkan, setidaknya ada 1,200 orang sedang dalam keadaan darurat, ini lebih dari jumlah pada saat puncak gelombang kedua Covid-19 di bulan November 2020.

Meneteri Kesehatan, Olivier Véran mengtatakan, dengan kebijakan yang baru, kegiatan bisnis yang non-esensial akan ditutup, tetapi sekolah akan tetap dibuka berikut dengan salon kecantikan apabila mereka mengikuti protokol sanitari yang diterapkan.

Juru bicara pemerintahan, Gabriel Attal, menekankan bahwa ada perbedaan dengan dua lockdown sebelumnya dan menjelaskan detail untuk segmen bisnis yang bisa tetap berlangsung atau harus lanjut.

Masyarakat akan diizinkan melakukan aktivitas atau olahraga di luar ruangan dalam jarak 10 kilometer (6 Mil) dari rumah masing-masing dan tidak diizinkan melakukan perjalanan ke daerah lain terkecuali mereka memiliki alasan yang sah.

Mereka yang tinggal di daerah penerapan lockdown harus mengisi formulir untuk penjelasan mengapa mereka harus keluar rumah. [Yohana RJ]

Sumber: BBC News Europe

Pos terkait