Kejagung Baru Sita Rp 4,4 Triliun dari Kasus Asabri

  • Whatsapp
Kejagung Baru Sita Rp 4,4 Triliun dari Kasus Asabri

Monitorindonesia.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) masih trrus mengejar aset-aset dari para tersangka terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) PT. Asabri yang ditaksir merugikan negara mencapai 23,7 triliun.

Dari Total tersebut, Kejagung baru menyita 4,4 triliun dari aset para tersangka PT. Asabri.

Bacaan Lainnya

“Yang baru kita peroleh berupa tanah, bangunan, kapal, uang tunai, cek, jam tangan dan lain-lain diluar tambang, ” ungkap Direktur Penyidik Kejagung Febrie Adriansyah kepada Monitorindonesia.com di Gedung Bundar pada Rabu (24/03/21).

Hingga saat ini, kata Febrie, kasus tambang belum selesai. Namun jumlah seluruhnya 4,4 triliun.

“Kita harapkan tambang mudah-mudahan besar, ini kita harapkan bisa menutupi kerugian sebagian dari kerugian Asabri,” katanya.

Dalam perkara dugaan korupsi PT ASABRI ini telah ditetapkan sembilan orang tersangka, yakni mantan Dirut ASABRI 2011-2016 Adam Rahmat Damiri, mantan Dirut ASABRI 2016-2020 Soni Widjaya, terdakwa kasus korupsi Jiwasraya Heru Hidayat dan Benny Tjokro.

Kemudian, Lukman Purnomosidi selaku Dirut PT Prima Jaringan, inisial Hari Setiyono selaku mantan Direktur Investasi ASABRI, Bachtiar Effendy mantan Direktur Keuangan ASABRI, Ilham W Siregar selaku mantan Kepala Divisi Investasi ASABRI, dan Jimmy Sutopo selaku Dirut PT Jakarta Emiten Investor Relationship. (Fanal Sagala)

Pos terkait