450 Prajurit Yonif Penjaga Perbatasan Papua Diangkut KRI Teluk Hading 538

  • Whatsapp
450 Prajurit Yonif Penjaga Perbatasan Papua Diangkut KRI Teluk Hading 538
450 prajurit dari Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis 512 Quratara Yudha Malang TNI AD yang bertugas menjaga wilayah perbatasan Papua diberangkatkan dengan KRI Teluk Hading 538 dari dermaga Kolinlamil Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Jumat (26/2/2021) [istimewa]

Jakarta, MonitorIndonesia.com – Sebanyak 450 prajurit dari Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis 512 Quratara Yudha Malang TNI AD diberangkatkan dengan KRI Teluk Hading 538 dari dermaga Kolinlamil Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Jumat (26/2/2021).

Prajurit tersebut tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) pengamanan perbatasan RI-PNG wilayah sektor utara di Papua diberangkatkan oleh Kolinlamil yang memiliki tugas mendukung pergeseran pasukan (Serpas) pasukan TNI.

Berangkat dari Dermaga Madura, Mako Koarmada II, kapal yang berada di bawah kendali Satuan Lintas Laut Militer 1 Jakarta yang mengangkut 450 prajurit dari Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis 512 Quratara Yudha Malang.

Sebelumnya, keberangkatan Satgas Pamtas Papua sektor utara ini dilepas dalam upacara pelepasan yang dipimpin langsung oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto.

Komandan KRI Teluk Hading 538 Letkol laut (P) Roni, M.Tr (Hanla) saat dihubungi mengatakan bahwa kondisi kapal dan pengawaknya dalam kondisi yang siap operasi. Begitu pula dengan cuaca yang masih bersahabat meskipun curah hujan cukup tinggi.

“Kondisi teknis baik platform maupun sewaco serta permesinan dalam kondisi baik, siap untuk melaksanakan operasi. Demikian pula para prajurit KRI selalu menjaga kesehatan dan fisik ditengah masih wabah pandemik covid 19,” ujar Komandan KRI Teluk Hading 538.

Saat ini KRI Teluk Hading 538 sedang lintas laut menuju Papua. Para prajurit KRI Teluk Hading 538 mengisi waktu berlayar dengan berbagai latihan diantaranya drill peran tempur yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan tempur prajurit dalam menghadapi berbagai ancaman di laut, baik terhadap ancaman kapal permukaan, bawah permukaan maupun terhadap ancaman serangan udara musuh.

Sementara itu dari Mako Kolinlamil Jakarta, Panglima Kolinlamil Laksda TNI Irvansyah, S.H., CHRMP, M.Tr Opsla mengatakan sesuai dengan Perpers 66 tahun 2019 tentang susunan organisasi TNI, bahwa Kolinlamil merupakan pembina tunggal angkutan laut militer TNI, sehingga pergeseran pasukan satgas pengamanan perbatasan TNI, merupakan salah satu tugas yang diamanatkan oleh undang-undang kepada Komando Operasi Kolinlamil dalam menjaga keutuhan wilayah dan menciptakan rasa aman kepada masyarakat di sepanjang wilayah perbatasan NKRI.

Pos terkait