7 Pemuda Palsukan Surat Swab Untuk Berlibur ke Pulau Seribu, Ditangkap Polisi

  • Whatsapp
7 Pemuda Palsukan Surat Swab Untuk Berlibur ke Pulau Seribu, Ditangkap Polisi
Monitorindonesia.com – Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara  meringkus 7 pelaku karena diduga telah memalsukan surat swab antigen Rabu (19/5). Ketujuh pelaku mengakui perbuatannya agar bisa berlibur ke Kepulauan Seribu.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana  mengatakan, kasus ini terungkap setelah petugas yang melakukan pengawasan pemudik Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara, Rabu (19/5) mencurigai ketujuh pelaku.

“Diawali dengan kecurigaan petugas terhadap keaslian surat keterangan yang dimiliki tujuh orang calon penumpang kapal yang menuju ke Kepulauan Seribu. Setelah diperiksa surat itu palsu,” jelas Putus kepada wartawan di Mapolres Pelabuhan Pelabuhan Priok, Jumat (21/5).

Putu menambahkan, ketujuh pelaku berinisial
JA (20), MRL (19), NA (19), AR (19), MR (19), SD (19), dan SM (19) langsung dilakukan pemeriksaan dan mengaku surat tes swab tersebut palsu.

“Ketujuhnya mengaku bahwa surat keterangan yang dimilikinya itu dibuat oleh tersangka JA,” pungkas Putu.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP David Kanitero mengatakan, tersangka JA memalsukan dengan mengetik surat seolah-olah dikeluarkan oleh apotik yang ada di Bogor, Jabar pada 10 April 2021 lalu.

“Modusnya dari JA ini adalah JA melakukan pemeriksaan swab test Covid-19 di sebuah apotek di daerah Bogor, Jawa Barat pada tanggal 10 April 2021,” kata David.

“Berbekal surat asli, JA melakukan scanning terhadap surat yang dimilikinya sehingga menjadi gambar yang dapat diedit pada komputer dan memperbanyak untuk rekan-rekannya,” lanjut David.

Dari tangan pelaku penyidik menyita barang bukti berupa 1 printer, 1 laptop, 7 lembar surat hasil pemeriksaan swab test Covid-19 antigen diduga palsu dan 1 lembar surat hasil pemeriksaan swab test Covid-19 antigen asli.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 264 KUHP tentang pemalsuan dengan ancaman hukuman penjara 6 tahun.

“Ketujuh pemuda dijerat Pasal 263 KUHP dengan ancaman paling lama 6 tahun penjara bagi pelaku pemalsuan dan Pasal 263 ayat (2) KUHP,” kata Putu. (tak)

#7 Pemuda
#7 Pemuda Palsukan Surat Swab

Pos terkait