AKP Robin Diduga Dapat Gratifikasi Selain dari Walikota Tanjungbalai

  • Whatsapp
kpk-telusuri-pihak-yang-diperas-stepanus
Penyidik Polri yang ditugaskan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKP Steppanus Robin (SR) ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.[MI Foto]

Jakarta, Monitorindonesia.com – Penyidik asal Polri di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKP Stepanus Robin Pattuju (SRP) diduga bukan hanya menerima suap sebesar Rp1,3 miliar dari Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial (MS). AKP SRP diduga juga menerima gratifikasi sejumlah Rp 438 juta dari pihak lain.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, pihaknya telah mengantongi data awal para pihak yang memberikan uang Rp 438 juta ke AKP SRP. Selanjutnya, KPK bakal memanggil para pihak tersebut untuk dikonfirmasi lebih lanjut.

Bacaan Lainnya

“Data awal telah kami miliki. Namun akan didalami lebih lanjut dengan konfirmasi terhadap para saksi yang akan kami panggil dan periksa,” kata Ali Fikri, Jumat (23/4/2021).

Sebelumnya, KPK telah menetapkan AKP SRP sebagai tersangka kasus dugaan suap. Ia ditetapkan sebagai tersangka bersama Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial dan seorang pengacara, Maskur Husain.

AKP Robin bersama Maskur Husain diduga menerima suap sebesar Rp1,3 miliar dari Syahrial. Suap itu bertujuan untuk menghentikan penyelidikan kasus dugaan suap terkait jual-beli jabatan di lingkungan Pemkot Tanjungbalai yang disinyalir melibatkan Syahrial.

Awalnya, M Syahrial sepakat menyiapkan dana Rp 1,5 miliar untuk Robin dan Maskur Husain agar bisa menghentikan penyelidikan dugaan suap jual-beli jabatan tersebut. Kesepakatan itu terjadi di rumah dinas Wakil Ketua DPR asal Golkar Aziz Syamsuddin.
Namun, dari kesepakatan awal Rp1,5 miliar, AkP Robin dan Maskur baru menerima uang suap total Rp1,3 miliar. Uang itu ditransfer M Syahrial ke rekening bank milik seorang wanita, Riefka Amalia.

Selain suap dari M Syahrial, AKP Robin diduga juga telah menerima uang atau gratifikasi dari pihak lain sejak Oktober 2020 sampai April 2021 sebesar Rp 438 juta. Gratifikasi Rp438 juga itu ditampung melalui rekening Riefka Amalia.[man]

Pos terkait