Anak Buah Mega Bilang, PDIP Lagi Fokus Urus Covid-19, Ketimbang Pilpres

  • Whatsapp
Anak Buah Mega Bilang, PDIP Lagi Fokus Urus Covid-19, Ketimbang Pilpres
Politisi PDIP, Aria Bima.

Monitorindonesia.com – Politisi muda PDI Perjuangan Aria Bima mengatakan, menyelesaikan pandemi Covid-19 jauh lebih penting dari pada memikirkan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) serta  pemilihan presiden (pilpres).

“Tidak ada ruang untuk memikirkan capres cawapres 2024,” tegas Bima kepada wartawab di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Senin (32/5/2024) terkait polemik capres dan cawapres dari PDI Perjuangan yang akan diusung  pada Pilpres 2024.

Seperti diketahui, suhu politik di internal partai banteng ini sempat memanas sejak pertemuan kader PDI Perjuangan Jawa Tengah di Semarang, yang tidak mengundang Ganjar Pranowo selaku orang nomor satu di Provinsi itu. Ganjar tak diundang karena dianggap sudah keterlaluan dalam mempromosikan dirinya di media sosial (medsos) sebagai capres.

Memang harus diakui, dari hasil berbagai lembaga survey, elektabilitas Ganjar Pranowo itu lebih tinggi dari Puan Maharani, yang menduduki posisi Ketua DPP PDIP juga Ketua DPR RI itu.

Lebih jauh Aria Bima mengatakan,  rakyat Indonesia saat ini sedang fokus menyelesaikan wabah pandemi Covid-19 yang sudah setahun lebih melanda tanah air. Dalam kaitan ini, PDI Perjuangan sebagai pemenang pilpres dan pileg diberi mandat mengurus rakyat termasuk menangani Covid-19.

“Mengurus pandemi Covid-19 ini bukan pekerjaan mudah, mengatasi virusnya, penularan atau penyebarannya, banyak yang meninggal dunia. Belum lagi kondisi rumah sakit yang sudah padat pasien Covid-19,” sebut dia.

Menurut Wakil Ketua Komisi VI DPR ini, pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak buruk dalam banyak kehidupan, termasuk menurunnya pendapatan masyarakat, sementara pengeluaran naik.

“Ini yang berat, masih tiga  tahun lagi  mandat, tapi  kok mikir calon. Yang  calon ini saja belum diselesaikan tugas-tugasnya, ini yang menurut saya polemik capres cawapres adalah pembodohan publik,” katanya.

Dikatakan, dia sebagai Anggota DPR tugasnya ikut menyelesaikan pandemi Covid-19. Puan Maharani sebagai Ketua DPR RI, Ganjar Pranowo sebagai Gubernur Jawa Tengah termasuk Jokowi sebagai Presiden RI, tugas dan fokus menyelesaikan Covid-19.

“Soal Pilpres 2024, Ibu ketua umum (Megawati) yang memutuskan,” kata Aria Bima sembari menambahkan, apabila Presiden Jokowi gagal, PDI Perjuangan gagal, maka pada tahun 2024 nanti akan diadili oleh rakyat.

Karena itu yang penting, menurut Aria Bima, pemerintahan yang di pimpin oleh Jokowi – Ma’ruf Amin (Wapres) fokus bekerja termasuk fokus menangani Covid-19.

“Makanya Ibu Mega selalu berpesan ke seluruh kader partai supaya tak bosan  turun bertemu rakyat,  satu tarikan napas dengan permasalahan rakyat , menangis, dan tertawa bersama rakyat.terutama saat covid-19,” tegasnya.

Untuk itu, Aria Bima yang pernah menjabat Kepala Sekretariat DPP PDI Perjuangan ini mengingatkan bahwa tak ada konflik antara Ganjar Pranowo dengan Puan Maharani, mau pun dengan Bambang Patjul atau dengan Utut Adianto.

Sebagai kader muda kata dia, hal yang biasa bila muncul dinamika di internal, hal biasa misalnya terjadi gesekan satu sama lain. Tetapi garis idiologi dan politik tetap satu iringan sehingga tak ada masalah.

“Jadi memang tidak ada perselisihan, ya soal dinamika, PDI Perjuajgan  dinamis kok, ini adalah kader. kalau enggak ribut ya pegawai partai,” ucapnya. (Ery)

Pos terkait