Ancol Abai Kapasitas, Kebijakan DKI Soal Larangan Mudik Dinilai Sia-Sia

  • Whatsapp
Ancol Abai Kapasitas, Kebijakan DKI Soal Larangan Mudik Dinilai Sia-Sia

Monitorindonesia.com – Lonjakan pengunjung di kawasan wisata Ancol yang terjadi pada hari kedua Lebaran atau Jumat (14/5/2021) memantik komentar keras dari kalangan dewan.

Anggota DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana mengatakan bahwa upaya pemerintah DKI dengan menerapkan berbagai kebijakan untuk memutus mata rantai Covid-19 sudah benar. Namun usaha tersebut akan sia-sia lantaran lalai pada pengawasan tempat-tempat wisata.

’’Sebetulnya niat pemerintah DKI sudah benar melarang mudik sesuai ketentuan dari pemerintah pusat, namun jika tempat wisata dalam kota tidak diawasi, maka semuanya bisa gagal,” kata William di Jakarta, Minggu (16/5/2021).

Seperti diketahui, pada hari kedua lebaran atau Jumat (14/5/2021), pengunjung tempat wisata Taman Impian Jaya Ancol mencapai 39.000 orang. Jumlah tersebut dianggap melebihi kapasitas pengunjung yang seharusnya hanya 30 persen.

Menurut William, Anies selaku pemimpin Ibukota sudah kecolongan dengan adanya kerumunan pengunjung tempat wisata Ancol. Padahal sebelumnya, kerumunan dasyat serupa baru saja teradi beberapa waktu lalu di Pasar Tanah Abang.

“Seharusnya Pak Anies sudah menyiapkan langkah antisipasi sebelumnya, lantaran sudah ada ketentuan larangan mudik bagi warga DKI,” bebernya.

Diberitakan sebelumnya, kawasan wisata Ancol, sempat ditutup pada Sabtu (15/4/2021). Namun Manajemen PT Taman Impian Jaya Ancol memutuskan untuk memperpanjang penutupan kawasan Anc0l hingga Senin, 17 Mei 2021 mendatang. Perpanjangan ini berdasarkan pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak dalam rangka penguatan protokol kesehatan. (Zat)

Pos terkait