Anggota Brimob Tewas di Kafe Blok M Langgar Telegram Kapolri

  • Whatsapp
Anggota Brimob Tewas di Kafe Blok M Langgar Telegram Kapolri

Monitorindonesia.com – Anggota Brimob Kelapa Dua yang tewas akibat dikeroyok orang tak dikenal di Kafe Obama Blok M, Jakarta Selatan pada Minggu 18 April 2021 lalu dianggap melanggar telegram Kapolri. Di tempat yang sama juga ada anggota Kopasus menjadi korban luka-luka hingga kini masih dirawat di RSPAD Gatot Subroto.

Adalah Bharatu Yohanes Samuel nama anggota Brimob yang tewas dan Sersan Dua Donatus Boyau dari Kopassus. Keduanya jadi korban pengeroyokan diduga oleh preman usai datang ke Obama Cafe Blok M yang buka dini hari.

Biasanya tempat ini dikenal sebagai tempat santai untuk minum-minum dan live music, tapi buka dari jam 21.00 WIB. Padahal, saat ini pemerintah masih pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro di tengah pandemi COVID-19.

Sehingga Yohanes dikatagorikan mengabaikan Surat Telegram (STR) Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Nomor: ST/331/II/HUK.7.1/ 2021, yang diteken Kepala Divisi Propam Irjen Ferdy Sambo tertanggal 19 Februari 2021 lalu. Karena, telegram ini masih berlaku untuk anggota Korps Bhayangkara.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan bahwa Divisi Propam sebelumnya telah mengeluarkan aturan yang menekankan agar anggota Polri menghindari tempat-tempat hiburan malam seperti itu.

“Kecuali anggota tersebut Kepolisian sedang melaksanakan tugas dan itu harus dilengkapi dengan surat perintah tugas dari atasan atau pimpinannya. Kalau tidak, berarti melanggar,” jelas Argo Kamis (22/4). Divisi Propam masih terus melakukan pengawasan terhadap anggota Polri agar tidak berkunjung ke tempat hiburan malam.

“Propam melakukan kegiatan pengawasan dan pengamanan pada tempat-tempat cenderung akan memberikan masalah bagi anggota Polri, tempat hiburan seperti itu anggota sudah ada disitu,” ujar Argo. (tak)

Pos terkait