Anies Bakal Diperiksa Sebagai Saksi di Korupsi Munjul, PDIP : Itu Ranah KPK

  • Whatsapp
Anies Bakal Diperiksa Sebagai Saksi di Korupsi Munjul, PDIP : Itu Ranah KPK
Gedung KPK Jakarta.[dok]

Monitorindonesia.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bakal memanggil Gubernur Jakarta Anies Baswedan untuk pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, di Jakarta Timur.

Terkait hal itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada KPK untuk mengusut tuntas kasus dugaan penyelewengan dana dalam program Rumah DP 0 Rupiah.

Bacaan Lainnya

“Dalam hal ini, pasti KPK lebih tahu sejauh mana siapa-siapa yang terlibat dalam dugaan kasus korupsi lahan itu. Jadi kami menyerahkan sepenuhnya kepada KPK untuk menyelesaikan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Gembong saat dikonfirmasi, Sabtu (29/5/2021).

Sebelumnya Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri pemanggilan para saksi Termasuk Anies untuk diperiksa lantaran mereka yang dianggap tahu rangkaian peristiwa dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara hingga Rp 152,5 miliar. Menurutnya, hal itu guna memperjelas kasus yang sedang ditangani.

“KPK sebagai lembaga penegak hukum pasti sudah mendalami kasus ini. Mereka (KPK) sudah mengantongi siapa saja pejabat lain yang terlibat. Kan masalahnya tinggal dibuktikan saja apakah ada keterlibatan atau tidak. Jadi itu ranah KPK, Komisi A tidak mencampuri urusan proses hukum dugaan kasus korupsi pengadaan lahan tersebut,” beber anggota Komisi A DPRD DKI itu.

Diketahui KPK sudah menetapkan mantan Direktur Utama Perumda Sarana Jaya Yorry Corneles Pinontoan. KPK juga sudah menahan Yoory. Selain Yoory, KPK juga menetapkan dua orang dan satu korporasi dalam perkara ini.

Dua tersangka lainnya itu yakni Wakil Direktur PT Adonaara Propertindo, Tommy Adrian (TA) dan Direktur PT Adonara Propertindo, Anja Runtunewe (AR). Sedangkan satu korporasi yang juga ditetapkan tersangka yakni PT Adonara Propertindo (AP). (Zat)

Pos terkait