Anis Matta: Industri Kreatif Harus Menjadi Backbone Ekonomi Indonesia

  • Whatsapp
Anis Matta: Industri Kreatif Harus Menjadi Backbone Ekonomi Indonesia
Webinar ‘Scale Up Industri Kreatif’ yang diselenggarakan YES Preneur Bidang UMKM Partai Gelora Indonesia di Jakarta, Minggu (21/3/2021).

Monitorindonesia.com – Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia, Anis Matta mengatakan, partainya akan menjadikan industri kreatif sebagai agenda strategis dalam mengkampanyekan kebijakan publik kepada pemerintah. Sebab, menurut sia, industri kreatif akan menjadi backbone (tulang punggung), mesin pertumbuhan baru ekonomi nasional ke depannya.

“Industri kreatif ini tantangan kita ke depannya, karena akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru. Partai Gelora akan menjadikannya sebagai agenda strategis dalam orientasi utama kebijakan publik,” kata Anis Matta saat menjadi keynote speaker dalam webinar ‘Scale Up Industri Kreatif’ yang diselenggarakan YES Preneur Bidang UMKM Partai Gelora Indonesia di Jakarta, Minggu (21/3/2021).

Bacaan Lainnya

Dikatakan Anis, untuk men-scale up industri kreatif agar bisa tumbuh berkembang menjadi perusahaan besar diperlukan empat faktor pendukung, yakni dukungan infrastruktur, finance (keuangan), edukasi (pendidikan) dan market (pasar). Soal infrastruktur misalnya, pemerintah bisa mengembangkan industri kreatif dengan menyiapkan lahan, serta sarana dan prasarananya di masing-masing kota sesuai dengan profesi yang ada.

“Kalau soal finansial, perlu adanya political will dari pemerintah untuk mendorong pelaku industri kreatif mendapatkan permodalan dari perbankan, yang selama ini sulit mereka dapatkan,” ujar mantan Wakil Ketua DPR RI ini.

Sedangkan edukasi diperlukan, karena sebagian besar pelaku industri kreatif ini belajar secara otodidak, tidak didukung pendidikan akademis.

“Kita ini orang-orang berbakat, tetapi tidak teredukasi dengan baik pada bidang itu, sehingga susah untuk mencapai maksimum. Perlu ada sisi akademiknya, dan tidak hanya belajar secara otodidak saja,” sebut dia.

Sementara soal market, pelaku industri kreatif di Tanah Air, masih kurang kreatif dalam memanfaatkan pasar domestik maupun internasional, sehingga kalah bersaing dengan negara tetangga seperti Malaysia, demikian Anis Matta.

Webinar Scale UP dengan tema ‘Menggerakkan Sektor Ekonomi Indonesia ini juga menghadirkan narasumber lainnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru Tantowi Yahya, Ketua Bidang UMKM DPN Partai Gelora Indonesia, Srie Wulandari, Owner Glory Tech Alkaline Water Treatment Syarifuddin, Founder D’Kapster Yopi Perdana.

Kemudian owner Madu Odengku Dedi Purwanto, CEO PT Zahir Internasional M Ismail, owner Phitakoe Homecraf Indah Dwi Wahyuni, owner Songket & Tenun Ikat Ratu Intan Buleang IIn Mutmainah, serta owner Anas Book Organizer Photo Ahmad Nasrul. (Ery)

Pos terkait