Arsul Sani : Wajar Saja Komisi III Kritik Firli Bahuri

  • Whatsapp
Arsul Sani : Wajar Saja Komisi III Kritik Firli Bahuri
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PPP Arsul Sani [Foto-MI/AAS]

Jakarta, Monitorindonesia.com – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PPP Arsul Sani menilai kritikan Komisi III kepada pimpinan KPK mengenai kebijakan TWK merupakan hal yang wajar, sebab kebijakan TWK tersebut membuat sejumlah pegawai KPK tidak bisa bekerja.

“Jadi, Apa yang disampaikan oleh temen-teman Komisi III seperti Benny K. Harman itu sebetulnya sebuah kritik, karena memang tidak bisa dipungkiri bahwa TWK ini seolah-olah atau dinilai menjadi sarana untuk membuat sejumlah pegawai KPK tidak bisa bekerja dan itu menurut saya wajar,” kata Arsul saat diwawancarai wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/6/2021).

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut menyebut, syarat utama untuk diangkat menjadi ASN yaitu setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita kalau baca UUD No 5 Tahun 2015 itu untuk menjadi anggota atau komisioner ( KASN) itu ada syarat yang sama. Kami memahami ada kritik, hakikatnya dulu ketika DPR menyepakati revisi UUD kalau gak salah pasal 68 b dan c. Makna dari alih status,” tuturnya.

Asrul menilai, setelah ada proses pembinaan seperti pendidikan wawasan kebangsaan atau bela negara, kemudian ada yang menyimpang atau kurang memenuhi syarat baru boleh ditindak.

“Setelah ada proses pembinaan katakanlah pendidikann wawasan kebangsaan atau bela negara. Ada yg menyimpang Ada yg kurang baru boleh ditindak. Tapi prinsip di tampung dulu semua meskipun itu hasilnya belum memenuhi syarat. Tugas dari BKN untuk meningkatkan itu berkaitan dengan lembaga terkait.” tegasnya (AAS)

Pos terkait