Artis Rio Reifan Kembali Pesta Sabu, Sudah 4 Kali Ditangkap Dengan Kasus yang Sama

  • Whatsapp
Artis Rio Reifan Kembali Pesta Sabu, Sudah 4 Kali Ditangkap Dengan Kasus yang Sama
Monitorindonesia.com – Untuk yang ke 4 kalinya artis sinetron Rio Reifan alias RR kembali ditangkap dengan kasus yang sama tersandung kasus narkoba. Kali ini, saat pesta sabu Rio diringkus penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Pusat di rumah orangtuanya di Jalan Otista, Jatinegara, Jaktim, Senin (19/4) sekitar pukul 17.30 WIB.

Tidak hanya sendiri, Rio Reifan ditangkap bersama temannya berinisial SA.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, seharusnya Rio tidak kembali diperbudak narkoba, apalagi ini dibulan suci Ramadhan.

“Apalagi ini bulan suci Ramadhan berdosa,” kata Yusri kepada wartawan yang didampingi Wakapolres Jakpus AKBP Setyo dan Kasat Reserse Narkoba Polres Jakpus Kompol Panji Yoga di Mapolres Jakpus, Rabu (21/4).

Yusri menerangkan, dari catatan Kepolisian Rio sudah 4 kali tertangkap kasus narkoba.

“Kalau dilihat ketergantungannya, sejak 2015 pengakuannya terpengaruh, 2017 sama mulai keterhantungan, sekarang maslah keluarga,” jelas Yusri.

Yusri menuturkan, sewaktu ditangkap didalam kamarnya penyidik menyita barang bukti berupa 0,21 gram sabu sisa pakai.

“Penangkapan RR ini atas informasi dari masyarakat, dan kami menemukan barang bukti sabu didalam tasnya ada 0,21 gram sisa pakai. Pada saat yang sama datang ojek online yang mengantar paket setelah dibuka ada kotak sabun dan berisi 1 gram sabu yang dipesan pelaku,” ujar Yusri.

“Kami melakukan penelusuran pemasok sabu dari F di Depok. Setelah kami datangi ternyata alamat palsu,” lanjut Yusri.

Yisri mengingatkan, selama ini banyak artis yang terlibat kasus narkorba dengan dalih untuk menambah imun selama Covid-19 dan menambah stamina sewaktu syuting. Namun, alasan semua itu tidaklah dibenarkan.

“Kalangan artis ramai. Ada beberapa oknum publik figur yang tertangkap kasus narkoba yang rata-rata kalau ditanya urusan keluarga, imun kegiatan syuting, atau mencari kesenangan, terpengaruh,” ungkap Yusri.

Mantan Anjak Divisi Humas Polri ini mengatakan, Kapolda Metro Jaya Irjen M Fadil Imran sudah memerintahkan mulai dari tingkat Direktur Narkoba Polda Metro Jaya hingga Kasat Rerserse Narkoba Polres jajaran untuk menindak pelaku narkoba dengan tujuan Jakarta zero narkoba.

“Sudah tolong stop Kapolda sudah sampaikan zero narkoba untuk Jakarta dan ini momentum mulai dari Direktur dan Kasat narkoba untuk menindak tegas narkoba. Kita bagaimana pusing mengurus Covid-19 ditambah lagi ini lebih lagi ini dimasa bulan suci Ramadhan,” pungkas Yusri.

Sementara itu, Rio Reifan mengaku, menyesal kembali tertangkap kasus narkoba.

“Intinya di sini permohonan maaf dan beribu- ribu penyesalan dari saya dan juga banyak pihak yang merasa dirugikan disini pastinya, dan banyak penyesalan saya. Saya minta maaf sebesa-besarnya. Saya tidak bisa berkata banyak. Polres Jakpus terima kasih memperlakukan saya sebegitu manusiawi dengan keprofesionalan saya minta dan saya ingin sembuh. Saya capai seperti ini ke depan bisa jadi pribadi baik,” sesal Rio.

Dijerat dengan Pasal 112 subsider Pasal 114. Pasal 127 dengan ancaman hukuman penjara 6 tahun atau paling tinggi 20 tahun. (tak)

Pos terkait