AS Tak Dukung Keadilan Internasional, Gerakan Boikot Israel Muncul

  • Whatsapp
Perang Hari ke-7, Korban Tewas Hamas 145, Israel 10
Warga Palestina berjalan di samping sisa-sisa bangunan 15 lantai yang hancur setelah terkena serangan udara Israel di Kota Gaza [Khalil Hamra/AP]

Gaza, Monitorindonesia.com – Menteri Luar Negeri China, Wang Yi meminta Dewan Keamanan (DK) PBB untuk bertindak meredakan aksi kekerasan antara Israel dan kelompok perlawanan Hamas di Palestina.
Dia juga menyalahkan Amerika Serikat atas kurangnya tegasnya tindakan dari Dewan Keamanan PBB sejauh ini.

“Sayangnya, DK PBB sejauh ini gagal mencapai kesepakatan, sedangkan Amerika Serikat berdiri di sisi berlawanan dari keadilan internasional,” kata Wang dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mahmood seperti dikutip Aljazeera.com, Minggu (16/5).

Di Amerika Serikat sendiri mulai banyak warga yang mempertanyakan sikap Presisen Joe Biden yang tidak berbeda jauh dari pendahulunya, Donald Trump. Akibatnya, di sejumlah kota besar, termasuk New York, aksi solidaritas terhadap rakyat Palestina terus mendapat dukungan. Bahkan sejumkah warga Israel di AS juga turut melakukan aksi demo karena menilai kebijakan PM Benjamin Netanyahu tidak sejalan dengan mereka.

Sementara itu, ribuan orang berbaris di Berlin dan kota-kota Jerman lainnya untuk melakukan aksi protes atas kekerasan yang dilakukan kaum Yahudi yang telah menewaskan sedikitnya 149 orang di Gaza. Aksi protes lain juga digelar di Frankfurt, Leipzig, dan Hamburg.

Sedangkan tiga aksi unjuk rasa digelar di distrik kelas pekerja Neukoelln selatan Berlin, rumah bagi sejumlah orang yang memiliki keturunan dari Turki dan Arab.

Dalam perkembangan lain, para pengunjuk rasa meneriakkan ‘boikot Israel’ dan melemparkan batu dan botol ke arah polisi. Beberapa orang ditangkap dalam insiden itu.
Selasa lalu, bendera Israel dibakar di depan dua Sinagoga atau tempat ibadah orang Yahudi, di Bonn dan Muenster, Prancis.

Polisi berusaha membubarkan pengunjuk rasa dengan gas air mata. Sementara, beberapa orang terus melempari batu.[Yohana RJ]

#Keadilan
#AS Tak Dukung Keadilan Internasional

Pos terkait