AS Umumkan Pembagian Lebih 80 Juta Dosis Vaksin

  • Whatsapp
AS Umumkan Pembagian Lebih 80 Juta Dosis Vaksin

Washington, Monitorindonesia.com – Kantor Administrasi Biden mengumumkan Kamis (03/06/2021) bahwa AS akan membagikan lebih dari 80 juta dosis vaksin Covid-19 pada akhir Juni 2021 dengan rencana awal pembagian 25 juta dosis ke wilayah yang membutuhkan.

Pengumuman yang lama ditunggu menunjukkan bahwa mayoritas 19 juta dosis akan dibagikan melalui COVAX, mekanisme PBB untuk menjamin akses vaksin bagi negara dan teritori dengan pendapatan menengah ke bawah. Target enam juta wilayah prioritas dan mitra penerima termasuk Kanada, Haiiti, Kosovo, Meksiko, Korea, Ukraina, West Bank (Arab) dan Gaza bersama Mesir, Georgia, Irak dan Yaman termasuk juga para garda terdepan PBB.

Bacaan Lainnya

Dari hampir 19 juta dosis yang akan dibagikan melalui COVAX sekitar enam juta dijadwalkan untuk sejumlah negara di benua bagian barat termasuk Argentina, Bolivia, Brazil, Kolombia, Equador, Paraguai dan Peru di Amerika Selatan berikut dengan negara-negara tengah Amerika Kosta Rika, El Salvador, Guatemala, Honduras dan Panama. Haiti dan negara Karibian lainnya juga Republik Dominika dan juga perbatasan Haiti.

Sekitar tujuh juta dosis akan ditujukan ke negara di Asia seperti Afghanistan, Bangladesh, India, Indonesia, Laos, Malaysia, Laos, Maldives, Nepal, kepulauan Pasifik, Papua Nugini, Pakistan, Filipina, Sri Lanka, Taiwan, Thailand dan Vietnam. Lima juta dosis akan dibagikan ke Afrika yang bekerja sama dengan Persatuan Afrika (Africa Union).

Saat pertemuan dengan para pewarta berita, penasihat keamanan nasional, Jake Sullivan mengatakan bahwa AS akan tetap melanjutkan donasi pasokan lebih karena masih bisa dipergunakan.

“Ini adalah langkah yang tepat untuk dilakukan,” tutur Sullivan. “Dan sesuai dengan pernyataan presiden sebelumnya, AS tidak akan menggunakan vaksinnya untuk bantuan aman dari negara-negara lain.”

Dari 80 juta dosis atau sekitar 13% dari total vaksin yang diproduksi AS bahwa kantor Biden telah berkomitmen untuk menyalurkan ke seluruh dunia – 75% akan didonasikan melalui COVAX, memprioritaskan Amerika Latin dan Karibia, Asia Selatan dan Asia Tenggara juga Afrika.

Sisanya akan dibagikan langsung ke tempat- tempat yang mengalami lonjakan besar, negara tetangga dan negara lain yang meminta bantuan AS.[Yohana RJ]

 

Sumber : VOA News

Pos terkait