Awasi Pembayaran THR, Disnaker DKI Dirikan Tujuh Posko

  • Whatsapp
Terbanyak di Jaksel, Disnakertran Tutup Kantor Pelanggar Prokes
Kadisnaker DKI Andri Yansah.[Ist]

Jakarta, Monitorindonesia.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinakertran) DKI Jakarta mengupayakan agar para pengusaha di Ibukota membayarkan THR (Tunjangan Hari Raya) tepat waktu dan tidak dicicil. Hal itu sesuai instruksi pemerintah melalui Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan M/6/HK.04/IV/2021 mewajibkan para pengusaha untuk melakukan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan tahun 2021 secara penuh, atau tanpa dicicil.

Untuk itu, menurut Kadisnakertran DKI Jakarta Andri Yansyah, pihaknya melalui Sudin (suku dinas) membuat posko-posko pengawasan THR. Posko tersebut selain untuk melakukan pengawasan di lapangan juga berfungsi untuk menampung apabila ada permohonan perusahaan yang tidak mampu membayar THR sesuai UMP (Upah Minimum Provinsi) tahun 2021 namun menggunakan UMP tahun 2020.

“Kan kemarin sudah dibuat kementerian di tingkat nasional, sekarang di tingkat daerah sampai dengan tingkat Sudin. Seluruhnya ada tujuh titik tempat (pendirian posko),” terang Andri Yansyah, di Jakarta, Rabu (21/4/2021).

Selain itu Andri Yansyah melanjutkan, untuk pihaknya juga menggencarkan sosialisasi terkait surat edaran Kemenaker. “Sekarang sedang sosialiasi terus nih. Kemarin kita lakukan (sosialisasi) ke teman-teman Kadin. Dalam waktu dekat dengan Apindo. Dalam arti kita sosialisasikan untuk menekankan surat edaran Kemenaker bahwa melakukan pembayaran THR tepat waktu dan tidak dicicil,” urai dia. (Zat)

Pos terkait