Bahas Pagu Indikatif 2022, Kemendagri Alami Penurunan Sebesar Rp 3,04 Triliun

  • Whatsapp
Bahas Pagu Indikatif 2022, Kemendagri Alami Penurunan Sebesar Rp3,04 Triliun
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dalam Rapat Kerja Bersama Komisi II DPR RI membahas RAPBN Tahun Anggaran 2022 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2022, Rabu (9/6/2021). [Foto-MI/AAS]

Jakarta, MonitorIndonesia.com – Komisi II DPR RI gelar Rapat Kerja dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) membahas tentang RAPBN Tahun Anggaran 2022 dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2022  di Jakarta, Rabu (9/6/2021).

Dalam rapat tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memaparkan kementeriannya yang mengalami penurunan pagu indikatif 2022 secara drastis sebesar Rp3,04 triliun.

Bacaan Lainnya

“Pagu indikatif tahun depan ini memang mengalami penurunan dibanding tahun 2021 sebesar Rp3,2 triliun, artinya ada penurunan lebih dari sebesar Rp164 miliar,” ujar  Tito.

Hal itu disebabkan karena situasi sekarang ini di tengah pandemi Covid-19 dan juga sektor perekonomian nasional yang belum stabil.

“Untuk itu komposisi pagu ini akan kami bagi berdasarkan kelompok belanja yakni, belanja operasionalnya sebesar Rp1,4 triliun atau 46,51 persen, yang dibagi belanja pegawai, gaji, tunjangan, juga belanja barang operasional dan pemeliharaan perkantoran sebesar Rp572 miliar,” tuturnya.

Lebih lanjut, Eks kapolri tersebut menjelaskan untuk belanja program yang mengarah kepada masyarakat dan juga daerah (non operasional) nilainya lebih besar yakni 53,59 persen jika dibandingkan dengan belanja opereasional sebesar 46 persen. Hal ini dilakukan untuk mencapai target sasaran yang lebih baik.

“Jadi kami kira ini suatu komposisi yang cukup baik, dimana belanja untuk kepentingan program yang mengarah pada masyarakat dan daerah, itu lebih besar 53 persen dibanding dengan belanja operasional untuk organisasi Kemendagri 46 persen,” pungkasnya. (AAS)

#Mendagri
#Pagu Indikatif 2022 Kemendagri

Pos terkait