Atlet Indonesia Peraih 7 Emas Olimpiade

Monitorindonesia.com - Olimpiade Tokyo 2020 tinggal hitungan jam akan resmi dibuka. Ajang olahraga terbesar internasional ini akan menyajikan banyak pertandingan.
Indonesia sendiri akan kembali ikut andil di ajang Olimpiade Tokyo 2020 ini, 20 atlet sudah dikirimkan untuk bersaing memperebutkan medali.
Sejauh ini dalam keikutsertaan Indonesia di ajang Olimpiade, kontingen Merah Putih sudah mengoleksi 32 medali yang terdiri dari 7 emas, 13 perak dan 12 perunggu.
Medali emas terakhir yang diperoleh oleh Indonesia di dapat di Olimpiade Rio 2016 dari cabang bulutangkis ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir.
Berikut deretan atlet yang berhasil meraih emas bagi Indonesia di ajang Olimpiade dimana semuanya berasal dari cabang olahraga bulutangkis.
Barcelona 1992 (2 medali emas)
Ajang ini merupakan pertama kalinya Indonesia berhasil meraih medali emas untuk pertama kalinya. Tidak tanggung-tanggung Indonesia berhasil meraih 2 emas dari tunggal putri dan tunggal putra.
Emas di tunggal putri berhasil diraih oleh Susi Susanti, legenda bulutangkis wanita Indonesia. Di babak final Susi Susanti berhasil menang atas Bang Soo-hyun wakil dari Korea Selatan. Bermain hingga 3 set dengan skor 5-11, 11-5 dan 11-3 Indonesia Raya berhasil berkumandang di akhir pertandingan.
Di tunggal putra, Alan Budikusuma berhasil meraih emas setelah mengalahkan sesama wakil Indonesia yakni Ardy Winata. Alan Budikusuma berhasil menang langsung dengan dua set 2-15 dan 13-18. Emas kedua Indonesia.
[caption id="attachment_370473" align="aligncenter" width="632"] Ricky Subagja-Rexy Mainaky [Foto-goodnewsfromindonesia][/caption]
Atlanta 1996 (1 emas)
Indonesia kembali melanjutkan tren positif di cabang bulutangkis dengan meraih medali emas. Kali ini giliran ganda putra yang meraih emas.
Ricky Subagja/Rexy Mainaky berhasil melaju ke final dan mengalahkan Cheah Soon Kit/Yap Kim Hock wakil dari Malaysia dengan skor 5-15, 15-13 dan 15-12. Indonesia berhasil meraih 1 emas.
Olimpiade Sydney 2000 (1 emas)
Ganda putra Indonesia kembali meraih medali emas di olimpiade kali ini. Ditengah dominasi wakil China yang meraih 4 emas di nomor tunggal putra, tunggal putri, ganda putri dan ganda campuran, Indonesia berhail menang di ganda putra.
Adalah Tony Gunawan/Candra Wijaya yang menjadi juara ganda putra setelah mengalahkan wakil Korea Selatan Lee Dong-soo/Yoo Yong-sung. Merah Putih melanjutkan tradisi emas di cabang buluangkis.
[caption id="attachment_370482" align="aligncenter" width="643"] Taufik Hidayat [Foto-hardrockfm][/caption]
Athena 2004 (1 emas)
Di ajang kali ini, wakil Indonesia kembali merebut emas di cabang tunggal putra setelah terakhir terjadi di tahun 1992. Kali ini adalah Taufik Hidayat yang berhasil mengharumkan nama Indonesia.
Di partai final Taufik Hidayat menang atas wakil Korea Selatan Shon Seung Mo dengan skor 15-8 dan 15-7. Sementara wakil Indonesia lainnya di tunggal putra yakni Sonny Dwi Kuncoro berhasil meraih perunggu.
Beijing 2008 (1 emas)
Ganda putra Indonesia kembali berhasil meraih emas di olimpiade kali ini setel terakhir kali diraih di Sydney 2000.
Kali ini adalah pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan yang mengharumkan nama Indonesi. Pasangan ini berhasil menang lawan wakil China Cai Yun/Fu Haifeng dengan skor 12-21, 21-11 dan 21-16.
[caption id="attachment_370483" align="aligncenter" width="635"] Markis Kido/Hendra Setiawan [Foto-indosport][/caption]
London 2012 (Tidak ada emas)
Olimpiade London 2012 merupakan satu-satunya ajang dimana Indonesia gagal meraih medali emas.
Rio 2016 (1 emas)
Setelah absen meraih emas di London 2012, wakil Indonesia kembali naik podium di Rio 2016. Kali ini adalah ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang berhasil meraih emas.
Ganda campuran Indonesia itu berhasil menang atas wakil Malaysia Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dua set langsung 21-14 dan 21-12. Indonesia kembali meraih emas di cabang bulutangkis.
Lalu di Tokyo 2020 ini akankah Indonesia kembali meraih medali emas. Patut kita nantikan.
Lihat juga :
https://monitorindonesia.com/monindo2022/ragam/medali-indonesia-di-olimpiade/
#Tokyo 2020
Topik: