BREAKINGNEWS

Petinggi Samsung, Jay Y. Lee Bebas Bersyarat dari Penjara

Petinggi Samsung, Jay Y. Lee Bebas Bersyarat dari Penjara
Petinggi Samsung, Jay Y. Lee Bebas Bersyarat dari Penjara
Monitorindonesia.com - Wakil kepala Samsung Electronics, Jay Y. Lee dihukum karena kasus suap dan pencurian dan dibebaskan bersyarat Jumat (13/08/2021). Pembebasan bersyarat itu memberi harapan atas perusahaan teknologi raksasa tersebut juga aman segera mengizinkannya bekerja kembali karena keputusan investasi besar menunggunya. Lee, (53 tahun) tampak keluar dari pusat tahanan Seoul menggunakan stelan warna abu-abu gelap dan kelihatan lebih kurus daripada ketika dia akhirnya ditahan Januari lalu. "Saya telah melukai banyak orang. Saya benar-benar minta maaf," Lee mengungkapkan kepada para wartawan. "Saya mendengarkan semua kekhwatiran, kritik, kecemasan dan ekspektasi besar untuk saya. Saya akan bekerja keras," tambahnya. Dukungan bebas bersayarat baik dari komunitas politik, publik dan bisnis yang lebih luas telah muncul di tengah kecemasan akan kunci keputusan strategis belum ditetapkan oleh para konglomerat Korea Selatan. Ditahan atas tindakan suap terhadap seorang teman, manta presiden Parl Geun'hye, Lee telah mendekam di penjara selama 18 bulan dari tuntutan hukum 30 bulan penjara. Dia awalnya ditahan selama setahun dari lima tahun hukuman sejak Agustus 2017 yang kemudian dicabut. Keputusan pengadilan itu kemudian dijatuhkan dan sementara tuntutan hukum lebih ringan, dia ditahan pada Januari tahun ini. Dia masih akan perlu izin dari pengadilan Kprea Selatan untuk melanjutkan pekerjaannya tetapi ini hanya formalitas saja. Meskipun hari demi hari berlalu perusahaan produksi smartphone dan sim card terbesar dunia tersebut tidak berpengaruh akan ketidakhadirannya. Narasumber dari perusahaan tersebut mengatakan keputusan akan investasi besar dan M&A project hanya boleh dibuat oleh Lee. Secara khusus, keputusan dengan alokasi sekitar USD 17 miliar untuk memproduksi chip logis terdepan menunggunya kembali pada saat kekurangan chip global dan pesaing seperti TSMC dan Intel Coep sedang melakukan investasi besar untuk bidang ini. Dalam sebuah gerakan simbolis, Samsung Electronics Kamis (12/08/2021) membuat janji yang baik melalui Lee dengan mengumumkan bahwa telah ditandatangani perjanjian pertama dengan empat organisasi pekerja perusahaan yang akan menutupi semua kebutuhan kantor dan jaminan sehingga kegiatan kesatuan tersebut akan dilangsungkan. Lee berjanji pada Mei 2020 akan memperbaiki hak pekerja di perusahaan teknologi raksasa tersebut. Sebuah rakitan dari para karyawan Samsung ditemukan bersalah karena melakukan sabotase terhadap kegiatan kesatuan para pekerja.[Yohana]     Sumber: Reuters

Topik:

Aldiano Rifki

Penulis

Video Terbaru