Bingung Habiskan APBD, DKI Bangun Patung Sepeda Anies

  • Whatsapp
Bingung Habiskan APBD, DKI Bangun Patung Sepeda Anies
Mantan Menteri Negara Urusan Kependudukan dan Lingkungan Hidup, Emil Salim. [Foto/Forest Digest]

Monitorindonesia.com – Mantan Menteri Negara Urusan Kependudukan dan Lingkungan Hidup, Emil Salim tak habis pikir dengan kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang lebih mementingkan membangun patung sepeda di Jl Protokol Sudirman dibanding mengembangkan pendidikan di Jakarta. APBD Jakarta tidak semestinya digunakan untuk sebuah patung sepeda.

“Kita bertanya bukankah “speda” barang komersial yang ada importir dan pengusaha bengkel dan lainnya sehingga tak perlu Anggaran Daerah?,” tulis Emil dalam akun twitternya yang dikutip Jumat (9/4/2021).

Bacaan Lainnya

Emil Salim menegaskan, sepeda merupakan barang komersial yang ditangani importir dan pengusaha. Sehingga duit rakyat Rp 800 juta dikucurkan untuk tugu sepeda tak begitu mendesak. Menurutnya, anggaran patung sepeda Anies Baswedan lebih baik dialokasikan untuk kepentingan pendidikan.

“Mengapa uang tidak utamakan pendidikan ketimbang patung?” kata Emil Salim.

Sebelumnya, anggota Komisi B (bidang perhubungan) DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak mengatakan, tugu itu seharusnya dibangun untuk menghormati seseorang atau sesuatu yang legendaris, dengan pengorbanan atau patriotiknya.

“Apa yang legendaris dari sepeda, malah justru selalu minta diprioritaskan dan mengambil anggaran dari APBD, bukan meringankan malah membebani,” ujar Gilbert, Jumat (9/4/2021).

Menurut Gilbert, pembangunan akan merusak sebuah kota kalau dipimpin dengan cara-cara seperti sekarang. Hanya karena kepentingan sekelompok lalu dibuat tugu di ibukota dan di jalan utama atau protokol.

Wagub Riza Patria mengatakan, tugu sepeda Anies untuk memperindah Ibu Kota.[ben]

Pos terkait