Blogger Dipenjara Karena Meragukan Perselisihan Perbatasan China – India

  • Whatsapp
Blogger Dipenjara Karena Meragukan Perselisihan Perbatasan China - India

Monitorindonesia.com – Seorang blogger terkenal China akan menghabiskan waktunya selama delapan bulan ke depan di dalam penjara atas ketetapan baru hukum kriminal China yang melarang pencemaran martir.

Qui Ziming dihukum Selasa (01/06/2021) di sebuah pengadilan di kota bagian timur Nanjing. Pengadilan meminta Qui yang berusia 38 tahun untuk meminta maaf kepada publik dalam waktu 10 hari dan mengakui bahwa dia secara terbuka mengakuo kejahatannya dan meminta maaf selama penampilannya di penyiaran CCTV nasional Cina sebelumnya pada 1 Maret lalu.

Kemiliteran China mengatakan sebelumnya di bulan Februari lalu bahwa empat orang tentara tewas dalam perselisihan dengan pasukan tentara India dalam perebutam lembah Galwan di perbatasan dua negara tersebut sejak Juni tahun lalu.

Qui dengan nama samaran di blog-nya “Labixiaquio” menulis rangkaian unggahan yang berpendapat ada lebih banyak lagi amghota tentara yang tewas dalam perang tersebut dan kepala tentara sendiri selamat karena dia pemegang tertinggi kekuasaan di antara pasukannya.

Pemerintah menuduh Qui melanggar ketetapan hukum kriminal Cina yang telah mencela para sosok yang berjasa bagi pemerintahan partai komunis untuk menjadi pahlawan dan martir termasuk para tentara yang telah tewas saat perang.[Yohana RJ]

 

Sumner : VOA News

Pos terkait