BMKG: Sejumlah Perairan Indonesia Berpotensi Alami Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter

  • Whatsapp
BMKG: Sejumlah Perairan Indonesia Berpotensi Alami Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter
Ilustrasi ombak laut [istimewa]

Jakarta, MonitorIndonesia.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) merilis peringatan dini potensi gelombang tinggi untuk dua hari kedepan (24 – 25 Februari 2021) yang akan terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia.

Hasil pantauan BMKG menunjukkan bahwa pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Barat Laut-Timur Laut dengan kecepatan 5 – 20 knot, sedangkan di wilayah selatan Indonesia dari Barat Daya-Barat Laut dengan kecepatan 5 – 20 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Jawa, perairan selatan Kalimantan, Laut flores, Laut Banda, perairan Letti – Kep. Tanimbar.

Kondisi tersebut mengakibatkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 – 2,50 meter yang berpeluang terjadi di beberapa perairan seperti perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat P. Simeulue – Kep. Nias, Selat Sape bagian selatan, perairan selatan P. Sumba – P. Sawu, perairan Kupang – P. Rotte, Laut Sawu dan Selat Sumba bagian barat, Samudra Hindia selatan NTT, Laut Natuna Utara, perairan timur Kep. Bintan – Kep. Lingga, Selat Karimata dan Selat Gelasa, perairan utara Kep. Bangka Belitung, perairan selatan Kalimantan, Laut Jawa bagian barat, Laut Bali dan Laut Sumbawa bagian selatan, perairan utara Lombok – Sumbawa, perairan utara Flores, Laut Flores bagian barat, perairan barat Sulawesi Selatan, perairan Kep. Selayar – Kep. Sabalana, perairan Kep. Letti – Kep. Tanimbar, Laut Arafuru, perairan Yos Sudarso – Merauke, Laut Sulawesi bagian timur, perairan utara Kep. Sangihe – Kep. Talaud, perairan utara dan timur Halmahera, Laut Maluku dan Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat – Papua, Samudra Pasifik utara Halmahera – Papua.

Kemudian gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,50 – 4,0 meter berpeluang terjadi di beberapa perairan Indonesia di antaranya adalah perairan barat Kep. Mentawai, perairan Enggano – Bengkulu, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Samudra Hindia barat Kep. Mentawai – Lampung, perairan selatan Jawa – Sumbawa, Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan Jawa – NTB, Laut Jawa bagian tengah dan timur, perairan utara Jawa Tengah – Kep. Kangean, Selat Makassar bagian selatan, Laut Sumbawa bagian utara.

BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m)

Pos terkait