BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Indonesia

  • Whatsapp
BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Indonesia
Ilustrasi BMKG

Monitorindonesia.com – Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) Guswanto mengatakan, BMKG mendeteksi munculnya siklon tropis oddete di Indonesia dalam beberapa waktu ke depan. Siklon tropis oddete muncul setelah siklon tropis seroja memporak-porandakan sejumlah daerah di Indonesia seperti di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Siklon seroja sudah mengalami peluruhan dan hampir punah, namun pada 9 April 2021 telah lahir siklon odette bersebelahan dengan siklon seroja. Dampak yang tidak langsung akan ditimbulkan,” kata Guswanto, Sabtu (10/4/2021).

Bacaan Lainnya

Guswanto menjelaskan, dampak tidak langsung dari munculnya siklon tropis oddete di Indonesia tidak secara langsung yang berpotensi terjadi hujan lebat hingga gelombang tinggi. Potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat dalam 24 jam ke depan yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang di wilayah Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali.

“Tapi, potensi tersebut dipastikan tidak akan seekstrem seperti ketika kejadian siklon tropis seroja masih di dekat wilayah Nusa Tenggara Timur,” imbuhnya.

Sedangkan potensi dampak gelombang tinggi, kata Guswanto, dapat terjadi hingga dua hari kedepan. Tinggi gelombang berpotensi mencapai empat sampai enam meter.

Tinggi gelombang 1,25 – 2,5 meter berpeluang terjadi di Laut Jawa, Perairan Selatan PulU Bali Hingga Pulau Sumba, Selat Bali – Selat Lombok – Selat Alas Bagian Selatan, Selat Sumba Bagian Barat, Laut Sawu Bagian Selatan, Perairan Selatan Pulau Sawu, dan Perairan Selatan Pulau Rotte,” papar Guswanto.

Sementara untuk tinggi gelombang 2,5 sampai 4,0 meter berpeluang terjadi di Perairan Pulau Enggano – Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai Hingga Lampung. Kemudian, Selat Sunda Bagian Barat dan Selatan, Perairan Selatan Pulau Jawa, dan Samudra Hindia Selatan NTB Hingga NTT.

Sedangkan tinggi gelombang 4,0 – 6,0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia Selatan Jawa – Bali.[man]

Pos terkait