Jakarta, MI– Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, menepis keras tudingan yang menyebut langkah Albiceleste ke perempat final Piala Dunia 2026 terjadi karena bantuan wasit maupun FIFA. Menurutnya, Argentina sejak lama selalu menjadi sasaran kritik karena berstatus sebagai salah satu tim unggulan di turnamen dunia.
Kontroversi mencuat setelah Argentina bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Mesir dengan skor 3-2 pada babak 16 besar. Seusai pertandingan, kubu Mesir mempertanyakan sejumlah keputusan wasit, termasuk dianulirnya gol Mostafa Ziko yang dinilai memengaruhi hasil akhir pertandingan.
Pelatih Mesir Hossam Hassan bahkan menilai beberapa keputusan wasit lebih menguntungkan Argentina, sementara Ziko menuding Piala Dunia 2026 telah diarahkan agar dimenangkan Albiceleste.
Menanggapi tudingan tersebut, Scaloni menegaskan Argentina meraih kemenangan melalui perjuangan di lapangan, bukan karena perlakuan istimewa.
"Dahulu kala pada tahun 1986 mereka juga mengatakan bahwa kami dibantu. Seingat saya, Argentina selalu menjadi sasaran karena kami selalu menjadi salah satu tim paling menarik di turnamen ini," kata Scaloni.
Scaloni menilai tudingan yang terus diarahkan kepada Argentina justru menjadi bahan bakar semangat bagi para pemain untuk tampil lebih baik di setiap pertandingan.
"Akan ada banyak orang yang tidak ingin kami menang. Itu memengaruhi para pemain, yang menggunakannya untuk memberontak dan bermain lebih baik lagi," ujarnya.
Menurut pelatih berusia 48 tahun itu, tekanan dan kritik merupakan konsekuensi yang harus diterima tim besar yang selalu menjadi kandidat juara.
Scaloni juga membantah anggapan bahwa keputusan wasit saat menghadapi Mesir dipengaruhi keberpihakan. Ia menegaskan penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR) membuat setiap keputusan dapat ditinjau secara objektif sehingga peluang terjadinya favoritisme sangat kecil.
"Dengan VAR, sulit untuk mendapatkan bantuan; tidak ada ruang untuk salah tafsir. Kaki Lisandro diinjak dan itu pelanggaran. Gol tersebut dianulir. Tidak ada favoritisme; sangat sulit untuk mendapatkannya saat ini," tegasnya.
Kemenangan dramatis atas Mesir memastikan Argentina melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Albiceleste selanjutnya akan menghadapi Swiss dalam laga yang menjadi penentu langkah mereka menuju empat besar.**
