Jakarta, MI– Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan ambisi besar untuk membawa sepak bola Indonesia ke panggung internasional dengan mempertemukan klub-klub Liga 1 melawan raksasa Eropa.
Ia berharap suatu hari Persija Jakarta dapat menghadapi Manchester United, sementara Persib Bandung berduel melawan Paris Saint-Germain (PSG) dalam laga pramusim bergengsi.
Harapan tersebut disampaikan Erick di tengah meningkatnya minat klub-klub elite Eropa menggelar tur pramusim di Indonesia. Dalam waktu dekat, Aston Villa dijadwalkan menghadapi Indonesia All Stars pada 1 Agustus 2026, sedangkan Chelsea akan bertemu AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 8 Agustus 2026.
Meski Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah pertandingan klub-klub top Eropa, Erick menilai saat ini nilai komersial dan daya saing klub nasional masih menjadi tantangan sehingga belum bisa menjadi lawan utama dalam agenda pramusim mereka.
"Saya apresiasi kalau nanti MU melawan Persija, Persib melawan PSG, wah bagus. Cuma mungkin hari ini value-nya belum," ujar Erick Thohir.
Menurut Erick, peningkatan kualitas kompetisi dan nilai bisnis klub menjadi pekerjaan besar yang harus diselesaikan agar klub-klub Indonesia mampu menarik minat tim-tim elite dunia.
Ia menilai kehadiran Chelsea, AC Milan, dan Aston Villa di Indonesia merupakan momentum penting untuk meningkatkan daya tarik sepak bola nasional di mata internasional.
Sementara itu, CEO NineSport Arief Wicaksono mengungkapkan bahwa Chelsea sebenarnya sempat mempertimbangkan menghadapi klub lokal dalam tur pramusimnya di Indonesia. Namun, demi kebutuhan persiapan menghadapi musim kompetisi baru, klub asal London tersebut akhirnya memilih AC Milan sebagai lawan yang dianggap lebih kompetitif.
"Tadinya kami dua-duanya maunya sebenarnya lawan klub lokal. Tapi karena mereka pre-season, mereka mau lawan yang lebih kompetitif," kata Arief.
Ia mengakui promotor telah berulang kali berupaya menghadirkan pertandingan antara klub Indonesia melawan tim-tim Eropa, namun berbagai kendala membuat rencana tersebut belum dapat terealisasi.
Meski demikian, PSSI optimistis peningkatan kualitas kompetisi domestik dan profesionalisme pengelolaan klub akan membuka peluang lebih besar bagi Persija, Persib, maupun klub Indonesia lainnya untuk menjajal kekuatan Manchester United, PSG, Chelsea, hingga klub-klub elite Eropa lainnya pada masa mendatang. Ambisi tersebut diharapkan menjadi pemacu bagi sepak bola Indonesia untuk terus meningkatkan daya saing di level internasional.**
