BREAKINGNEWS

Erick Thohir Pasang Target Besar, PSSI Bidik Indonesia Tembus Panggung Sepak Bola Dunia 2030

Erick Thohir Pasang Target Besar, PSSI Bidik Indonesia Tembus Panggung Sepak Bola Dunia 2030
Erick Thohir Pasang Target Besar, PSSI Bidik Indonesia Tembus Panggung Sepak Bola Dunia 2030

Jakarta, MI – Ketua Umum PSSI Erick Thohir melontarkan target ambisius yang diyakini akan mengubah wajah sepak bola nasional. PSSI menegaskan Indonesia tak lagi sekadar ingin menjadi kekuatan di Asia Tenggara, tetapi siap menembus panggung sepak bola dunia pada 2030 melalui transformasi menyeluruh dari akar rumput hingga level elite.

Pernyataan itu disampaikan Erick dalam Kongres Biasa PSSI 2026 di Jakarta, Senin (3/8/2026). Menurutnya, transformasi yang dijalankan PSSI bukan hanya mengejar kemenangan di lapangan, melainkan membangun harga diri bangsa melalui sepak bola yang profesional, modern, dan berdaya saing global.

"Sepak bola bukan hanya olahraga. Ini adalah kehormatan bangsa, pembentuk karakter, sekaligus pemersatu masyarakat. Transformasi yang kita lakukan sudah mendapat apresiasi dari AFF, AFC, hingga FIFA," tegas Erick.

Untuk mewujudkan target tersebut, PSSI terus memperkuat fondasi pembinaan. Jumlah wasit nasional meningkat dari sekitar 7.000 menjadi 23.000 orang, sementara jumlah pelatih bersertifikat bertambah dari 12.814 menjadi 18.275 orang. Namun Erick menilai capaian itu masih belum cukup jika Indonesia ingin mengejar negara-negara maju seperti Jepang.

"Karena itu kami mendorong sertifikasi pelatih dan wasit masuk ke sekolah-sekolah melalui kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan pemerintah daerah," ujarnya.

Di level pembinaan usia dini, PSSI mengembangkan Garuda Academy, menyalurkan beasiswa bagi talenta muda, serta membina 1.450 Sekolah Sepak Bola (SSB) yang kini menaungi sekitar 203.000 pemain di berbagai daerah.

Perubahan juga mulai terlihat di sektor sepak bola putri. Timnas Putri Indonesia sukses mempertahankan gelar juara AFF dan menembus peringkat ke-21 dunia. Sebagai langkah lanjutan, PSSI akan meluncurkan Liga Putri pada Oktober 2026 yang akan diikuti enam klub sebagai fondasi kompetisi nasional.

"Oktober nanti liga wanita resmi dimulai. Ini menjadi tonggak penting dalam membangun ekosistem sepak bola putri Indonesia," kata Erick.

Prestasi futsal Indonesia pun terus meningkat. Setelah menjuarai AFF 2024 dan meraih medali emas SEA Games 2025, Indonesia kini menempati peringkat ke-14 dunia.

Tak hanya fokus pada prestasi, PSSI juga mempercepat reformasi tata kelola sepak bola nasional melalui penerapan Video Assistant Referee (VAR) di Liga 1 dan Liga 2, penguatan perlindungan hak pemain melalui National Dispute Resolution Chamber (NDRC), serta penerapan Club Licensing agar klub-klub Indonesia memenuhi standar internasional.

Erick turut menantang klub-klub Tanah Air agar lebih berani tampil di panggung global dan menggelar pertandingan melawan klub-klub elite dunia.

"Kalau Australia bisa menghadirkan Chelsea melawan klub lokal, mengapa Indonesia tidak bisa? Kita harus berani melawan takdir," tegasnya.

Erick menilai kenaikan peringkat FIFA Indonesia dari posisi 151 ke 118 menjadi bukti bahwa transformasi sepak bola nasional berjalan ke arah yang benar. 

Dengan seluruh program yang kini memiliki target dan indikator kinerja yang jelas, PSSI optimistis mimpi membawa Indonesia tampil di panggung sepak bola dunia pada 2030 bukan lagi sekadar angan, melainkan tujuan yang sedang diperjuangkan secara nyata.**

Topik:

Edison Efrizal

Penulis

Video Terbaru

Erick Thohir Pasang Target Besar, PSSI Bidik Indonesia Tembus Panggung Sepak Bola Dunia 2030 | Monitor Indonesia