Dublin, MI— Manchester United menutup laga pramusim dengan trofi setelah menundukkan Leeds United melalui drama adu penalti dalam Boyle Sports Cup 2026 di Croke Park, Dublin.
Kedua tim bermain imbang 1-1 selama 90 menit. Manchester United lebih dulu unggul lewat Joshua Zirkzee setelah aksi Bryan Mbeumo membuka ruang di lini pertahanan Leeds.
Mbeumo tampil agresif sepanjang pertandingan. Kecepatan dan pergerakannya dari sisi kiri beberapa kali merepotkan pertahanan Leeds, termasuk dalam proses terciptanya gol pembuka.
Zirkzee kemudian menyelesaikan peluang tersebut dengan tenang. Penyerang asal Belanda itu juga kembali menciptakan ancaman melalui tembakan dan aksi individu yang membuat lini belakang Leeds kerepotan.
Namun, keunggulan Manchester United tidak bertahan hingga turun minum. Leeds berhasil menyamakan kedudukan melalui Brenden Aaronson setelah Tyler Fletcher kehilangan bola di area berbahaya.
Kesalahan Fletcher menjadi salah satu catatan negatif Manchester United. Kehilangan bola di zona pertahanan membuat Leeds mendapatkan kesempatan yang langsung dikonversi menjadi gol.
Di lini tengah, Andrey Santos justru menunjukkan performa menjanjikan. Ia aktif membangun serangan dari belakang dan terus berkomunikasi dengan rekan-rekannya.
Kapten Manchester United Bruno Fernandes juga beberapa kali menunjukkan kualitasnya. Salah satu tembakannya bahkan membentur mistar gawang. Namun, ia gagal menuntaskan tugas ketika menjadi salah satu eksekutor dalam adu penalti.
Pertandingan akhirnya harus ditentukan melalui tos-tosan. Manchester United keluar sebagai pemenang dengan skor adu penalti 5-4.
Noussair Mazraoui menjadi penentu kemenangan Setan Merah setelah Bruno Fernandes gagal menjalankan tugasnya dari titik putih.
Di sektor pertahanan, Leny Yoro tampil cukup solid. Ia mampu menguasai bola dengan nyaman sekaligus meredam pergerakan Dominic Calvert-Lewin setelah jeda.
Ayden Heaven juga memperlihatkan perkembangan positif melalui distribusi bola yang rapi serta pertahanan yang lebih baik dibandingkan penampilan sebelumnya.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting Manchester United sebelum memasuki persaingan musim baru. Meski masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah, terutama konsistensi lini tengah dan pengambilan keputusan di area berbahaya, Setan Merah berhasil mengakhiri pramusim dengan mengangkat trofi.**
