Bongkar Mafia Tanah Sampai ke Australia, Polisi Kerjasama Dengan Interpol 

  • Whatsapp
Bongkar Mafia Tanah Sampai ke Australia, Polisi Kerjasama Dengan Interpol 
Jakarta-Monitorindonesia.com – Tim penyidik Subdit Harda Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya harus menggandeng Interpol untuk menangkap pelaku yang ada di Australia.

Adalah Benny Tabalujan yang sudah ditetapkan tersangka setelah diduga pemalsuan sertifikat tanah di Cakung, Jakarta Timur.

Kasubdit Harda Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Dwiasi Wijatputera menjelaskan, penyidik masih melakukan koordinasi dengan Interpol untuk mengejar tersangka Benny Tabalujan yang disinyalir berada di Australia.

“Karena Benny (tersangka-red) masih kita koordinasikan dengan Interpol. Jadi kalau red notice belum dikeluarkan. Rencana (red notice diterbitkan) kita nunggu gelar perkara. Kalau red notice kan harus digelar perkara oleh Interpol dan penyidik,” kata Dwiasi di Mapolda Metro Jaya Jumat, (19/2/2021).

Dwiasi memastikan proses hukum kasus yang menyeret Direktur Utama PT Selve Veritate itu masih tetap berlanjut sampai sekarang.

Ia mengaku tidak ada kendala dalam penanganannya, namun karena ada di luar negeri sehingga memakan waktu.

“Dua sudah disidangkan, dan satu tersangka karena posisinya tidak ada di Indonesia. Maka prosesnya masih tahap koordinasi dengan Interpol,” jelas Dwiasi.

Setelah jelas, lanjutnya, penyidik koordinasi lagi dengan Interpol bersama AFP (Australian Federal Police).

“Ya, karena kalau yang kita sudah sidik tuntas sekarang ini, kan posisinya di Indonesia. Kalau orang yang posisinya di luar negeri, ada mekanismenya, ada tahapan-tahapan yang kita koordinasikan, kan bukan yuridiksi kita di Australia,” tandasnya. (tak)

Pos terkait