BPS : Angka Kemiskinan September 2020 Naik Jadi Rp 458.947

  • Whatsapp
BPS : Angka Kemiskinan September 2020 Naik Jadi Rp 458.947

 

MI, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka garis kemiskinan pada September 2020 yang sebesar Rp 458.947 per kapita per bulan. Dibandingkan Maret 2020, garis kemiskinan naik sebesar 0,94%. Sementara jika dibandingkan September 2019, terjadi kenaikan sebesar 4,18%.

Kepala BPS, Suhariyanto memaparkan, dibandingkan komoditi bukan makanan, peran komoditi makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar. Pada September 2020, komoditi makanan menyumbang sebesar 73,87% pada garis kemiskinan.

“Dengan melihat angka ini, kita harus memberikan perhatian ekstra supaya komoditas-komoditas pangan seperti beras dan sebagainya tidak mengalami fluktuasi yang tinggi,” kata Suhariyanto, Senin (15/2).

Komoditas yang memberi pengaruh besar terhadap garis kemiskinan tidak mengalami perubahan. Yang utama adalah beras, diikuti rokok kretek filter, telur ayam ras, daging ayam ras, mie instan, gula pasir, kopi bubuk dan kopi instan, kue basah, tempe, dan tahu. Sedangkan untuk komoditi bukan makanan, yang memberi pengaruh paling besar adalah perumahan, bensin, listrik. pendidikan, dan perlengkapan mandi.

Sementara itu untuk garis kemiskinan per rumah tangga, pada September 2020, secara rata-rata satu rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 4,83 anggota rumah tangga. Sehingga per rumah tangga per bulan, garis kemiskinannya secara nasional rata-rata Rp 2.216.714.

Data BPS juga mencatat, persentase penduduk miskin pada September 2020 sebesar 10,19%, meningkat 0,41% poin terhadap Maret 2020 dan meningkat 0,97% poin terhadap September 2019. Sehingga jumlah penduduk miskin pada September 2020 menjadi 27,55 juta orang, meningkat 1,13 juta orang terhadap Maret 2020 dan meningkat 2,76 juta orang terhadap September 2019.

Pada periode Maret 2020–September 2020, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) juga mengalami peningkatan. Indeks Kedalaman Kemiskinan pada September 2020 sebesar 1,75, naik dibandingkan Maret 2020 yang sebesar 1,61. Demikian juga dengan Indeks Keparahan Kemiskinan, pada periode yang sama mengalami peningkatan dari 0,38 menjadi 0,47.

Pos terkait