Cegah Covid-19, Masjid Istiqlal Hanya Tampung 2 Ribu Jamaah Setiap Kegiatan

  • Whatsapp
Cegah Covid-19, Masjid Istiqlal Hanya Tampung 2 Ribu Jamaah Setiap Kegiatan
Masjid Istiqlal, Jakarta.[Foto/Wiki]

Monitorindonesia.com – Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat tidak menggelar kegiatan itikaf pada Ramadhan tahun ini untuk menghindari pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum mereda.

“Istiqlal tidak menyelenggarakan itikaf,” ujar Juru Bicara Masjid Istiqlal Nur Khayin saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu (1/5/2021).

Bacaan Lainnya

Nur Khayin mengatakan Masjid Istiqlal hanya memperbolehkan sejumlah kegiatan seperti shalat tarawih dan shalat fardu. Kegiatan itu pun jumlahnya dibatasi 2 ribu jamaah dari total kapasitas 200 ribu orang.

Kondisi ini lebih longgar ketimbang tahun lalu, Masjid tersebut harus ditutup total selain karena pandemi Covid-19, juga tengah dilakukan renovasi.

Tak hanya meniadakan itikaf, pengelola juga tidak melayani kegiatan buka dan sahur bersama dalam dua tahun terakhir ini. Biasanya ketika memasuki Ramadhan, aktivitas di Masjid Istiqlal selalu padat sejak setelah sahur hingga malam hari.

“Kita tidak melakukan acara buka puasa. Jadi, hanya dipakai shalat tarawih, shalat 5 waktu, tidak ada buka puasa, tidak ada shalat lain dan tidak ada sahur (bersama),” kata dia.

Penerapan protokol kesehatan telah dilakukan yakni menetapkan jarak antarjamaah 1,5 meter, menyediakan cairan pembersih tangan dan sabun di area umum.

Untuk kegiatan ibadah, Istiqlal hanya membuka untuk shalat lima waktu dan salat tarawih serta dilakukan hanya di lantai utama. Setelah salat tarawih dan witir, masjid akan ditutup untuk dilakukan penyemprotan disinfektan.[Zat]

Pos terkait