Covid-19: Bantuan Pertama dari Inggris Tiba di India

  • Whatsapp
Covid-19: Bantuan Pertama dari Inggris Tiba di India

New Delhi, Monitorindonesia.com – Bantuan obat-obatan dari Inggris Raya tiba di India Selasa (27/04/2021). Kiriman bantuan internasional pertama untuk membendung lonjakan kasus Covid-19 yang sangat meresahkan.

Perlengkapan berupa ventilator dan oksigen tiba di Delhi tetapi jauh lebih banyak yang dibutuhkan tercatat di India terdapat 320,000 kasus pada hari Selasa (27/04/2021) dengan peningkatan jumlah kematian hampir 200,000 jiwa secara keseluruhan.

Bacaan Lainnya

Rumah sakit sudah penuh bahkan melebihi kapasitas hingga beberapa orang harus menunggu di luar rumah sakit. AS, Prancis dan Jerman juga turut mengirimkan bantuan ke India.

Seorang penasihat pemerintah dan dokter di Mumbai, Zarir Udwadia menuturkan kepada tim BBC bahwa persediaan terakhir tinggal sedikit dan dampaknya sangat minim bagi jumlah pasien dengan kondisi ruang rawat yang bersusah payah bernafas melalui ventilator dengan bentuk yang berbeda-beda.

Dia menambahkan bahwa kepuasan akan program vaksinasi pada saat gelombang pertama Covid-19 mengakibatkan banyak orang mengantri di luar gedung layanan kesehatan saling dorong untuk disuntik vaksin.

Meskipun statistik India mencatat sekarang ini mencapai 17.6 juta kasus Covid-19 dengan tingkat kematian 197,500 kasus, namun beberapa orang meyakini jumlah sebenarnya jauh lebih banyak. Satu investigasi yang dilakukan oleh NDTV menemukan bahwa dalam minggu terakhir di Delhi sendiri jumlah kematian mencapai 1,158 kasus yang kemungkinan tidak tercatat.

Kiriman bantuan dari Inggris 200 ventilator dan konsentrator oksigen yang diperuntukkan membantu rumah sakit mengatur persediaan oksigen sudah dibongkar di bandara Delhi Selasa (27/04/2021).

Juru bicara kementerian luar negeri, Arindam Bagchi mengatakan bahwa kerja sama internasional berjalan dengan baik namun itu masih bagian kecil dari kebutuhan yang membludak untuk India dengan jumlah penduduk 1.3 miliar jiwa.

Presiden Joe Biden mengumumkan Senin(26/04/2021) bahwa dia akan mengirimkan 60 juta dosis vaksin Covid-19 tipe AstraZeneca ke luar negeri, meskipun tidak menyebut nama negara tujuan secara spesifik, India bisa jadi penerima utamanya.

Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan bahwa WHO akan melakukan segala sesuatu yang mereka bisa termasuk menyediakan peralatan medis yang kritis.
Prancis mengirimkan unit produksi oksigen berikut dengan tabung oksigen dan alat pernapasan dan beberapa pengiriman silinder kosong dari Thailand dan Singapore telah tiba di India.

Sementara itu India sendiri melakukan usahanya dengan menyediakan kereta pertama dengan oksigen ekspres yang ditujukan untuk mengirimkan 70 ton gas sampai Delhi.
Tertapi banyak beberapa kota di sekitar India, masih banyak gambar yang menunjukkan orang-orang yang sedang menunggu di luar rumah sakit di dalam ambulans atau terbaring di atas tempat tidur dan sementara itu api menyala dari kremasi pemakaman para korban.[Yohana RJ]

Sumber: BBC

Pos terkait