Covid-19 Terus Meroket, 2 Ribu Warga Ibukota Terpapar Virus Corona

  • Whatsapp
Sehari 224 Balita di Jakarta Positif Covid-19
Ilustrasi Virus Korona.

Monitorindonesia.com – Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan DKI mengkonfirmasi adanya kasus baru Corona yang angkanya cukup tinggi. Hari ini Kamis (10/9/2021) sebanyak 2.096 kasus baru ditemukan di Ibukota.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, separuh dari total kasus atau 1.070 di antaranya adalah hasil tracing Puskesmas yang mayoritas dilakukan di RT PPKM Mikro, sedangkan 1.026 kasus ditemukan di fasilitas kesehatan.

Bacaan Lainnya

“Kita bisa lihat di sini bahwa kenaikan kasus memang terjadi pascalibur lebaran. Dari identifikasi klaster mudik per 10 Juni, terdapat 2.008 kasus positif dari 988 keluarga,” kata Dwi melalui keterangan tertulis.

Menurut dwi, keseluruhan jumlah kasus baru 2.096 kasus positif tersebut, tersebar di wilayah Ibukota. Jakarta Timur tercatat menjadi wilayah terbanyak penularan untuh hari ini.

“Kepulauan Seribu 2 kasus, Jakarta Barat 422 kasus, Jakarta Pusat 331 kasus, Jakarta Selatan 499 kasus, Jakarta Timur 637 kasus, dan Jakarta Utara 205 kasus,” sebut Dwi.

Dwi memaparkan, dari jumlah kasus positif tersebut, sebanyak 760 kasus adalah orang tanpa gejala (36%). Sedangkan, sebanyak 1.336 kasus adalah pasien bergejala (64%), dengan 232 orang di antaranya menjalani perawatan di rumah sakit.

“Jika dilihat penambahan kasusnya merata, terjadi di 43 Kecamatan di DKI Jakarta, kecuali Kepulauan Seribu Utara. 5 Kecamatan penyumbang kasus terbanyak adalah Cengkareng 109 kasus, Cipayung 80 kasus, Jagakarsa 80 kasus, Duren Sawit 71 kasus, dan Kebon Jeruk 68 kasus,” paparnya.

Untuk itu Dwi menambahkankan,Pemprov DKI Jakarta mengimbau kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan lantaran angka kasus Covid-19 yang terus bertambah secara signifikan.

“Untuk itu, kami mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, jangan melonggarkan protokol kesehatan, karena penularan masih terus terjadi,” tandasnya. (Zat)

#Covid-19
#Covid-19 DKI Jakarta Meroket

Pos terkait