BMKG: Mayoritas Kota Besar Diguyur Hujan Selasa Ini

Jakarta, MI - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar kota besar di Indonesia akan diguyur hujan ringan hingga sedang pada Selasa (3/3/2026).
Prakirawan BMKG, Afif S., dalam siaran daring dari Jakarta menyampaikan bahwa sejumlah kota di Sumatera berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Wilayah yang diperkirakan diguyur hujan antara lain Medan, Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Palembang, dan Bandar Lampung.
Sementara itu, di Banda Aceh yang diprakirakan mengalami udara kabur. Adapun warga Pekanbaru dan Pangkal Pinang diminta waspada karena hujan lebat berpotensi turun disertai kilat.
“Untuk Pulau Jawa, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta. Adapun Surabaya diguyur hujan lebat disertai petir,” ujarnya.
Kemudian, untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, kata Afif, hujan lebat disertai petir berpotensi terjadi di Bali. Adapun Mataram dan Kupang diguyur hujan ringan hingga sedang.
Di Pulau Kalimantan, hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di Samarinda dan Palangkaraya. Adapun hujan disertai petir juga perlu diwaspadai di wilayah Tanjung Selor dan Banjarmasin. Justru cuaca berawan diprakirakan menyelimuti langit Pontianak.
Lebih lanjut, di wilayah Sulawesi, cuaca berawan diperkirakan terjadi di Gorontalo, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur Makassar, Kendari, Palu, dan Manado. Mamuju diprakirakan hujan lebat disertai kilat.
Di kawasan Indonesia timur, Afif menyampaikan bahwa sebagian besar wilayah diperkirakan akan mengalami hujan ringan hingga sedang. Kondisi ini berpotensi terjadi di Sorong, Ambon, Manokwari, Ternate, Nabire, Jayapura, serta Merauke.
Sementara itu, di Ternate dan Jayawijaya diprakirakan akan berawan tebal. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, menegaskan bahwa kondisi cuaca selama periode mudik Lebaran masih perlu dicermati, terutama pada paruh pertama Maret 2026.
“BMKG terus melakukan analisis dan pemantauan kondisi atmosfer secara berkelanjutan, serta senantiasa menyampaikan informasi peringatan dini cuaca secara tepat waktu guna mendukung keselamatan masyarakat dan aktivitas selama periode Angkutan Lebaran,” tutur Faisal.
Topik:
