Ahli Pemecah Kasus Cyber Crime, AKBP Roberto Pasaribu Jabat Dir Reskrimsus Polda Yogyakarta

  • Whatsapp
Ahli Pemecah Kasus Cyber Crime, AKBP Roberto Pasaribu Jabat Dir Reskrimsus Polda Yogyakarta

-Cyber Crime-
Monitorindonesia.com – Rotasi besar-besaran terjadi di tubuh polri, dari pamen sampai Pati dan sejumlah Kapolres di beberapa wilayah Polda dari perwira menengah sampai perwira tinggi.

Rotasi tersebut tertuang dalam surat telegram nomor ST/1129/IV/KEP/2021 tanggal (1/6/2021) yang ditandatangani oleh As SDM Polri Irjen Sutrisno Yudi Hermawan.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono membenarkan adanya telegram tersebut. Menurutnya rotasi jabatan adalah hal biasa di lingkungan internal Korps Bhayangkara.

“itu hanya mutasi biasa,” kata Argo di Jakarta, Selasa (1/6/2021).

Salah satu pamen yang mendapat promosi AKBP Roberto Gomgom Manorang Pasaribu, Wadir Reskrimsus yang ahli di bidang Cyber Crime diporomosikan menjabat  Dir Reskrimsus Polda DI. Yogyakarta.

Kasus yang ditangani Akpol 2000 ini merupakan kasus-kasus yang sangat menonjol  kelas internasional. Sebelum menjabat Wadir Reskrimsus Polda Metro Jaya, memegang kendali sebagai Kasubdit Cyber Crime.

Selama menjabat Kasubdit, Roberto sudah banyak  mengungkap kasus kasus online, seperti penyebaran berita bohong, ujaran kebencian lewat medsos dan penipuan elektronik berupa carding, phising dan scaming  melalui e-commerce, korban kejahatan pornografi online.

Termasuk kasus pelaku peretasan kelompok Surabaya Black Hat (SBH) berinisial NA, ATP, dan KPS bermula dari informasi Internet Crime Complaint Center (IC3).

IC3 merupakan badan investigasi utama dari Departemen Keadilan Amerika Serikat (DOJ) Biro Investigasi Federal AS (FBI).

“Jadi begini, itu ada lembaga namanya IC3, seluruh data kejahatan dunia terkumpul di mereka. Nah, dari mereka itulah ditemukan lebih dari 3.000 korban yang diretas dalam durasi 2017 yang mengalami serangan. Jadi, informasi itu dari FBI karena kerja samanya kan police per police,” kata Roberto saat itu.

Meringkus seorang buron Federal Bureau of Investigation (FBI). Pelaku ditangkap di kawasan Jakarta Selatan. Buron FBI yang kabur ke Indonesia dan ditangkap di Jakarta itu memiliki kasus penipuan investasi saham bitcoin.

Kemudian saat ini ada dua orang penyidiknya yang lulusan FBI National Academy, Quantico, US dengan disiplin ilmu kejahatan Cyber dan seorang dari sekolah khusus penyidikan kejahatan hacking di US.

Tahun 2019, sebanyak 30 penyidik Subdit Siber juga telah mendapat sertifikasi sebagai ahli dengan gelar antara lain sebagai ahli forensic dan ahli jaringan.

Selain itu, prestasi yang telah diukir sejak tahun 2010 sampai sekarang, Subdit Cyber Polda Metro Jaya telah mewakili Polri sebagai anggota tetap Satuan Tugas kejahatan online terhadap anak yang diorganisir oleh FBI dengan nama Violent Crimes Against Children International Task Force (VCACITF).

“Untuk menjadi anggota tetap, perwakilan harus lulus ujian kompetensi dan mengikuti pendidikan khusus di FBI MCCU, Marryland, US,” kata Roberto.

Saat itu yang mewakili Kepolisian RI  Polri diwakili oleh Subdit IV Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Roberto Pasaribu dan Kompol Dhany Aryanda bersama Perwakilan DHS, Homeland Security Investigation, USA memaparkan kolaborasi kerjasama dalam kasus distribusi foto dan video dengan anak Indonesia sebagai korban yang terjadi dalam kurun waktu 2017-2018. (tak)

#Cyber Crime
#Ahli Pemecah Kasus Cyber Crime-AKBP Roberto Pasaribu

Pos terkait