Darmadi Durianto : Penanganan Banjir Ala Anies Baswedan Amburadul

  • Whatsapp
Darmadi Durianto : Penanganan Banjir Ala Anies Baswedan Amburadul
Gubernur Anies Baswedan di Pintu Air Manggarai Sabtu (8/2/2020) [net]

Jakarta, Monitorindonesia.com – Banjir disejumlah wilayah Jakarta tahun ini menjadi sorotan dan kritikan tajam dari sejumlah kalangan. Pasalnya, banjir tahun ini dirasa lebih parah ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

Anggota DPR RI dari dapil DKI Jakarta III, Darmadi Durianto menilai, pola penanganan banjir ala Gubernur Anies Baswedan sangat amburadul.

“Tidak terkonsep dengan baik pada kenyataannya pola penanganan dan antisipasi banjir di Jakarta dibawah kepemimpinan Anies Baswedan. Banjir makin parah dan lebih parahnya lagi banjir teori. Anies gagal dalam hal ini dan lebih cocok Anies jadi dosen ketimbang jadi gubernur. Dosen adalah profesi terhormat dan sangat pas buat Anies,” sindir Bendahara Megawati Institute itu kepada wartawan, Minggu (21/02/2021).

Lebih lanjut Darmadi menambahkan, gaya kepemimpinan Anies selama ini juga menjadi faktor terjadinya musibah banjir.

“Kelihatannya merasa mampu tapi prakteknya nihil. Mestinya jangan malu belajar pada kepemimpinan sebelumnya dalam menangani banjir. Selain itu saya juga sarankan Anies untuk mendengar dan mau bekerjasama dengan stakeholder lainnya bukan malah menutup diri dan sibuk umbar teori-teori. Berteori boleh saja asal pas tempatnya,” tandas Politikus PDIP itu.

Dan yang paling penting, kata dia, Anies mestinya membangun sinergi dengan Pemerintah pusat dalam menangani berbagai persoalan yang terjadi di Jakarta termasuk soal banjir.

“Selama ini kan terlihat bahwa Anies enggak bisa kerja sama dengan menteri dalam hal ini Kementerian PUPR. Ini seolah membuktikan ada yang salah dalam gaya kepemimpinannya yang lebih one man show,” kata dia.

Yang jelas, kata dia, akibat gaya kepemimpinan Anies dalam memimpin Jakarta, banyak hal yang dirasakan masyarakat kurang baik.

“Contohnya soal banjir ini, masyarakat Jakarta banyak menderita jadinya. Katanya punya tim ahli (TGUPP) mana peran dan kontribusi pemikiran mereka, soal banjir aja gak bisa ditangani. Keberadaan mereka patut dipertanyakan karena gunakan uang rakyat masalahnya,” tegasnya.

Dalam mencegah kerusakan alam yang berimbas pada berbagai bencana termasuk banjir salahsatunya, Darmadi menyarankan agar masyarakat maupun para pemangku kepentingan untuk mulai memikirkan merawat, menjaga dan melestarikan alam dengan aksi nyata.

“PDIP sendiri saat ini terus membantu masyarakat dengan menanam untuk mengurangi banjir diseluruh Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa PDI Perjuangan dan Ibu Megawati Soekarnoputri konsisten merawat alam ,” ujar Anggota Komisi VI DPR RI itu.(Tng)

Pos terkait