DBS, StanChart Ikuti Bidding Citi Consumer Bisnis di Asia

  • Whatsapp
DBS, StanChart Ikuti Bidding Citi Consumer Bisnis di Asia

Monitorindonesia.com – Beberapa Bank termasuk DBS Group, Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG), OCBC dan Standard Chartered akan mengikuti bidding Consumer Bisnis Citigroup di Asia, pihak yang bersangkutan menginformasikan kepada tim Reuters.

Proses penjualan akan dimulai dalam dua minggu kedepan, ditambahkan sumber berita yang menolak disebutkan namanya itu karena mereka tidak berwenang berbicara ke media.

Gerakan ini muncul setelah Citi mengungkapkan bahwa mereka akan keluar dari waralaba konsumennya dalam 13 pemasaran yang mana 10 di antaranya Asia, yang akan fokus kembali terhadap bisnis institusi dan manajemen kekayaan yang lebih menguntungkan di pasar.

Bisnis Citiakan melepaskan total asset sebesar USD 82 Miliar dan dialokasikan USD 7 Miliar dalam wujud equitas umum tahun lalu, Citi mengungkapkan. Bisnis di Citi tidak akan melepaskan izin perbankannya dalam kebanyakan pemasaran ini, penjulan portofolio dan cabang konsumen perbankan hanya akan menarik bagi para peminjam dengan ketersediaan yang ada di negara-negara Asia, tutur informan tersebut.

“Asia dalam keadaan kritis untuk strategi perusahaan kami, dan kami akan mengalokasikan sumber dana untuk mendorong peningkatan laba bagi usaha waralaba kami,” juru bicara Citi di Hongkong menuturkan dan menolak mengomentari proses penjualan saham Citi tersebut.

Perwakilan dari kreditur MUFG dan StanChart dan Sumitomo Mitsui Financial Group dan bank yang berpotensi lainnya menolak memberikan komentar.

“DBS selalu terbuka untuk mengeksplor kesempatan yang menguntungkan daam pemasaran saham dimana kami memiliki waralaba konsumer perbankan di Cina, India, Indonesia dan Taiwan,” kreditur perbankan terbesar di Asia Tenggara menjelaskan dalam sebuah pernyataan.

Bisnis konsumer yang besar di India terdiri dari ritel deposit, kpr dan kartu kredit sama halnya bisnis di Taiwan akan menjadi portofolio yang paling bernilai bagi para konsumer Asia menurut beberapa sumber.

DBS merupakan bank asing besar satu-satunya di India sedang mengincar bisnis Citi di India yang juga menarik stanChart dan beberapa kreditur lokal lainnya seperti Bank Kotak Mahindra dan Axis Bank, Mereka mengungkapkan. SBI Cards dan Payment Services Ltd merupakan unit kreditor public teratas State Bank of India yang juga mengikuti bidding portofolio Bank kartu kredit yang berasal dari AS tersebut. Bank Kotak Mahindra menolak memberi komentar sementara Bank Axis dan SBI Cards tidak langsung memberi jawaban perihal pendapat mereka kepada tim Reuters.

Bisnis Citi konsumer perbankan dalam 13 pemasaran diperhitungkan USD 4.2 miliar dari penghasilan USD 74.3 miliar di 2020. Dari gabungan semua pemasaran tersebut mengalami kerugian 40 miliar di bisnis konsumer perbankan pada tahun yang sama.[Yohana RJ]

Sumber: Reuters

Pos terkait