Di Rakornas Baguna PDIP, Megawati Ingatkan Dampak Global Warming

  • Whatsapp
Di Rakornas Baguna PDIP, Megawati Ingatkan Dampak Global Warming
Ketua Umum DPP PDIP, Megawati.

Monitorindonesia.com – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri turun tangan langsung mengkoordinasikan para kader partainya untuk terjun membantu para korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hal itu diungkap oleh Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakor) bidang Pariwisata yang digelar secara virtual, Rabu (7/4/2021).

Bacaan Lainnya

Menurut Hasto, PDIP sudah menurunkan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) ke wilayah yang terkena bencana. Bahkan tambah Hasto, Wasekjen PDIP Sadarestuwati berada di lapangan untuk memimpin koordinasinya, namun Megawati juga ternyata ikut terjun mengakselerasi proses kerja pasca bencana ini.

“Tadi malam Ibu Megawati terus mengkoordinasikan bagaimana gerak Baguna dalam tanggap bencana di NTT,” kata Hasto sambil mengungkapkan kerja-kerja penyelamatan para korban bersama aparat pemerintahan dilakukan oleh petugas Baguna PDIP. 

Selain itu, lanjut Hasto, kerja-kerja distribusi bantuan dan logistik juga dilakukan. Seperti pada hari ini, PDIP kembali mengirim logistik setelah melaksanakannya sejak minggu lalu.

“Instruksi Ibu Mega sangat detail di dalam tanggap darurat penanganan bencana. Sampai Beliau menuliskan sendiri jenis obat-obatan, makanan, dan hal-hal penting yang harus dibeli untuk menolong ibu-ibu dan anak-anak,” tuturnya.

Dari Bali, sambung Hasto, Megawati juga memerintahkan agar Ketua DPD PDIP Provinsi Bali I Wayan Koster segera bergerak, yakni membangun posko dan mengerahkan kader Baguna Bali segera diterjunkan ke NTT. Sebab itulah sifat dan sikap gotong royong PDIP menghadapi bencana.

Lebih jauh, Hasto mengatakan PDIP juga terus mendorong kesadaran masalah kebencanaan ini tak hanya sekedar soal tindakan pasca bencana. Yang utama saat ini, seperti selalu diingatkan Megawati tentang perlu mencermati perkembangan dan dampak global warming saat ini. 

“Mengambil contoh di bencana di NTT, yang terjadi akibat anomali cuaca sehingga tercipta badai siklon tropis. Padahal, hal ini seharusnya tak terjadi di wilayah yang berada di khatulistiwa seperti Indonesia,” kata dia.

Namun, tambah Hasto, faktanya hal ini terjadi dan diakibatkan perubahan iklim, efek rumah kaca, sehingga membawa kenaikan permukaan air laut. Proses ini lah yang membawa dampak hingga terjadi bencana ke NTT.

“Itulah ketika alam tak kita kelola dengan baik. Maka Ibu Megawati dan PDIP selalu mengingatkan, bahwa dalam politik perencanaan pembangunan, kita harus memperhatikan perubahan iklim yang dampaknya dahsyat dalam bencana lingkungan,” pungkas Hasto Kristiyanto.

Rapat Koordinasi itu dipimpin langsung oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang hadir secara virtual, serta Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang hadir di kantor pusat partai di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. 

Selain Hasto, jajaran DPP PDIP juga hadir. Diantaranya adalah Wasekjen Sadarestuwati, Wiryanti Sukamdani, Sri Rahayu, Ribka Tjiptaning, dan Eriko Sotarduga. Sejumlah anggota DPR juga hadir seperti Andreas Hugo Pareira yang menjadi moderator. Ratusan pengurus DPC dan DPD PDIP dari seluruh Indonesia menjadi peserta acara itu.

Sejumlah menteri juga hadir sebagai pembicara. Diantaranya adalah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini. (Ery)

Pos terkait