Dinilai Langgar Kode Etik, ICW Desak MKD DPR RI Segera Proses Azis Syamsuddin

  • Whatsapp
KPK Panggil Azis Syamsuddin untuk Diperiksa
Wakil Ketua DPR RI (Korpolkam), Azis Syamsuddin.[Ist]

Monitorindonesia.com – Wakil Ketua DPR RI M Azis Syamsuddin disebut menjembatani dugaan penerimaan hadiah atau janji dalam penanganan perkara Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial. Bahkan, Azis lah yang mengenalkan Stepanus Robin Pattuju, penyidik KPK dari Polri kepada Syahrial yang sedang berperkara pada salah satu kasus korupsi yang ditangani KPK.

Terkait hal ini, peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana dalam keterangan tertulis, Jumat (23/4/2021)
mendesak Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI untuk segera memproses dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Azis Syamsuddin.

“Sebagai pejabat publik, Azis berperilaku dengan tidak patut,” kata Kurnia seraya menilai tak ada alasan MKD menolak memproses Azis lewat sidang etik.

Pasalnya, dugaan tindakan politikus Partai Golkar itu berpotensi bertentangan dengan berbagai ketentuan dalam Kode Etik DPR.

Bukan hanya ke MKD DPR RI, ICW juga mendesak lembaga antirasuah pimpinan Firli Baburi segera menerbitkan surat perintah penyelidikan terhadap Azis. Dengan sangkaan Pasal 55 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang mengatur tentang pembantuan dalam perkara tipikor.

“Penting pula mengingatkan kepada setiap pihak, baik internal KPK maupun eksternal, agar tidak berusaha mengintervensi pemeriksaan yang saat ini sedang dilakukan,” papar Kurnia.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri menyinggung nama Azis Syamsuddin dalam pengungkapan kasus dugaan pemerasan yang dilakukan Stepanus Robin Pattuju.terhadap Wali Kota Tanjungbalai Syahrial. Azis diduga menjembatani pertemuan antara Robin dengan Syahrial di rumah dinasnya di Jakarta Selatan.

Azis mengenalkan Robin karena Syahrial sedang berperkara pada salah satu kasus korupsi yang ditangani KPK. Pertemuan itu dimaksud agar Robin menutup kasus yang menjerat Syahrial di KPK. (Ery)

Pos terkait