Diperiksa Penyidik KPK 9 Jam, Ditanya Wartawan Azis Syamsuddin Bungkam

  • Whatsapp
Saran Pengamat ke Azis: Hadapi Secara Jantan, Bukannya Kabur
Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin.

Monitorindonesia.com – Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin telah selesai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus dugaan suap penghentian kasus yang menyeret penyidik KPK dari Kepolisian, AKP Stepanus Robin Pattuju dan Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial. Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mencecar Azis Syamsuddin terkait memfasitasi tersangka Robin dengan Syahrial di rumah dinasnya.

Setelah diperiksa sekitar sembilan jam dari pukul 08.40 WIB hingga 17.37 WIB di Gedung Merah Putih KPK di Jalan Kuningan Raya, Jakarta Selatan, Rabu (9/6/2021), politikus Partai Golkar itu memilih bungkam saat ditanya awak media.

Bacaan Lainnya

Sedang Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri tidak menyampaikan keseluruhan pemeriksaan Azis oleh penyidik KPK. Ia hanya mengatakan, nantinya Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Azis akan dibuka ketika sudah masuk ke dalam tahap persidangan.

“Keterangan materi pemeriksaan selengkapnya telah tertuang dalam BAP saksi dan akan disampaikan di depan persidangan Tipikor,” kata Ali singat.

Kasus ini berawal ketika M. Syahrial dipertemukan oleh penyidik KPK bernama Stepanus. Aktor yang mempertemukan kedua orang itu yakni, Aziz Syamsuddin Wakil Ketua DPR RI dirumah dinasnya di Jakarta pada Oktober 2020.

Dalam pertemuan itu, Azis meminta Stefanus dapat membantu Syahrial agar penyelidikan kasus dugaan korupsi yang tengah diusut KPK di Tanjungbalai tidak naik ketingkat penyidikan.

Stepanus pun menyanggupi permintaan Azis. Awalnya, Stepanus meminta uang sebesar Rp 1.5 Miliar kepada Syahrial. Namun Syahrial hanya menyanggupi sebagian dan mengirimkan uang sebesar Rp 1,3 Miliar. Pengiriman uang secara transfer itu dilakukan secara bertahap sebanyak 59 kali.

Sementara itu, Azis Syamsuddin telah dilakukan pencekalan keluar negeri. KPK telah berkoordinasi dengan mengirimkan surat kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham RI, pada Selasa (27/4/2021) lalu. (Ery)

Pos terkait