Direktur di KPK Ungkap Tak Lolos Tes Kebangsaan

  • Whatsapp
Direktur di KPK Ungkap Tak Lolos Tes Kebangsaan
Gedung KPK Jakarta.[dok]

Monitorindonesia.com – Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Giri Suprapdiono menilai tidak lulusanya dirinya dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) karena kemungkinan tak diinginkan lagi melanjutkan pemberantasan korupsi di negeri ini. Giri meruoakan salah satu dari 75 pegawai KPK yang dinyatakan tak lulus TWK sebagai syarat alih profesi menjadi ASN.

“Kemungkinan kami-kami ini tidak diinginkan untuk melanjutkan pemberantasan korupsi di republik ini,” ujar Giri dalam diskusi virtual Polemik, Sabtu (8/5/2021).

Giri menceritakan bahwa TWK ini merupakan pengembangan dari tes radikalisme. Dia bahkan mengaku sudah pernah menjalaninya saat mencalonkan diri sebagai calon pimpinan KPK dan dinyatakan lolos.

Giri juga menjelaskan soal adanya tiga tes lain selain soal radikalisme. Tes misalnya menyangkut soal FPI dan menyinggung rasisme.

Tes lainnya seperti esai yang menyangkut pertanyaan tentang FPI, HTI, PKI, utang negara, kemudian kebijakan pemerintah, kemudian ada beberapa pertanyaan yang berkembang di media. Berikutnya adalah tes tentang sikap, misal ada beberapa yang disikapi oleh aktivis yang terus agak rasisme.

Giri juga mengungkap tes assesmen psikologi yang dilanjutkan proses interview tes wawasan kebangsaan dari BKN, BIN, hingga BNPT. Bahkan, pertanyaan yang disampaikan kepadanya justru bukan berasal dari apa yang dia tulis, melainkan bersumber dari internet.

“Pertanyaan saya justru tidak banyak dari apa yang saya tulis dalam tes, tapi diambil dari Google, dari media sosial, segala macam,” tandasnya.[man]

#Direktur
#Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK

Pos terkait